KABUPATEN BANDUNG BARAT (TUGUBANDUNG.ID) Program pengabdian kepada masyarakat bertajuk MSC Evaluator: Inovasi Evaluasi Partisipatif untuk Penguatan Program Konservasi Karst Citatah resmi dilaksanakan di kawasan Citatah, Kabupaten Bandung Barat, pada Juli–Agustus 2025.
Kegiatan ini dipimpin oleh Dr. Waway Qodratulloh bersama anggota tim Dinda Amanda dan Tarekh Febriana, yang seluruhnya merupakan dosen Politeknik Negeri Bandung. Inisiatif ini merupakan pengembangan dari Program PKM yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Kemendiktisaintek RI.
Program ini bermitra dengan Forum Pemuda Peduli Karst Citatah (FP2KC) dan mendapat dukungan ahli sekaligus fasilitator, Dr. Carolina M. Lasambouw serta M. Arif Nugraha. Dengan pendekatan evaluasi partisipatif, kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas mitra dalam menyusun laporan program pemberdayaan serta mendukung pelestarian kawasan karst yang bernilai ekologis, budaya, dan sosial tinggi.
Ketua FP2KC, Deden Syarif Hidayat, menyampaikan apresiasinya. Ia menuturkan, “Kami baru mengenal konsep perubahan paling signifikan sebagai dampak dari program pemberdayaan. Dengan identifikasi terhadap hal tersebut, kami semakin percaya diri dalam menyampaikan laporan dari berbagai program filantropi yang datang kepada kami.”
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa peningkatan kapasitas mitra dalam penyusunan laporan berbasis perubahan signifikan akan memperkuat kepercayaan lembaga filantropi terhadap FP2KC dalam upaya konservasi kawasan karst. Lebih jauh, program ini diharapkan menumbuhkan kesadaran generasi muda mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan berkelanjutan di Citatah. ***







Komentar