Menu

Mode Gelap

Berita · 4 Mar 2024 16:51 WIB ·

Kawanan Pelajar SMP di Tasikmalaya Maling Motor dan Kotak Amal Masjid

 Barang bukti motor hasil curian kawanan pelajar SMP di Kota Tasikmalaya. (Nalendra Sukarya/TUGU BANDUNG.ID).*** Perbesar

Barang bukti motor hasil curian kawanan pelajar SMP di Kota Tasikmalaya. (Nalendra Sukarya/TUGU BANDUNG.ID).***

KOTA TASIKMALAYA, (TUGU BANDUNG.ID).- Sejumlah anak dibawah umur terlibat pencurian kendaraan bermotor dan pencurian kotak amal masjid. Aksi para pelaku diungkap Unit Reskrim Polsek Tawang Polres Tasikmalaya Kota.

Kejadian kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) yang melibatkan anak dibawah umur di wilayah Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya

Mereka Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) diantaranya AN (15), AG (16), MI (16) dan RE (16), yang berstatus masih pelajar SMP, diduga terlibat dalam pencurian sepeda motor dan kotak amal masjid.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Joko Sulistiono didampingi Kapolsek Tawang Iptu Deni Susanto mengatakan, bahwa para pelaku yang masih dibawah umur melakukan aksinya dengan cara menyisir titik titik lokasi yang sudah diincar, dengan mencari sepeda motor yang sedang diparkir di tempat umum.

“Pelaku yang masih duduk di bangku SMP itu beraksi dengan cara hunting mencari sepeda motor yang diparkir, kemudian merusak kunci stang dan membawanya kabur,” kata Kapolsek Tawang Iptu Deni Susanto kepada Wartawan, Senin (4/3/2024).

Ia menyebut, jajarannya berhasil mengidentifikasi keempat pelaku berdasarkan rekaman CCTV dan bukti-bukti lainnya. Setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, keempat anak tersebut akhirnya berhasil diamankan dan mengakui perbuatannya.

“Para pelaku mencuri sepeda motor Suzuki Satria FU, di Jalan Peta, kemudian Honda Beat di Jalan Siliwangi, dan Yamaha Mio di Gunung Roay,” ujarnya.

Adapun motif para pelaku, menurut Deni, yakni ingin memiliki sepeda motor, kemudian mencari sepeda motor yang terparkir di depan rumah dan merusak kunci stangnya dengan paksa. Lalu kemudian membawanya ke salah satu komplek Perumahan “Untuk menyamarkannya, sepeda motor hasil curian tersebut dipereteli,” ujarnya.

Ia menegaskan, keempat pelaku masih dibawah umur, tiga orang masih berstatus pelajar dan satu orang putus sekolah. Namun proses hukum akan terus dilakukan terhadap keempat pelaku agar mereka dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya. Hal tersebut agar dapat menjadi pembelajaran bagi mereka dan juga sebagai upaya pencegahan agar kasus serupa tidak terulang lagi.

Ia menambahkan bahwa para pelaku juga terlibat dalam pencurian kotak amal di beberapa masjid di Tasikmalaya, seperti di Masjid Universitas Siliwangi (Unsil) dan Perumahan Batara.

“Untuk proses hukum lebih lanjut, kami masih terus melakukan pendalaman, karena para pelaku masih dibawah umur kami sudah kordinasi dengan Bapas Garut,” pungkasnya.***

Artikel ini telah dibaca 23 kali

Baca Lainnya

Realisasi Penjualan Operasi Pasar Bersubsidi Selama Ramadan Capai 90,14 Persen

12 April 2024 - 09:21 WIB

Sampah Bandung Raya di TPK Sarimukti Terkelola Baik Selama Ramadan

12 April 2024 - 09:13 WIB

Tour de Thailand Putri 2024: Jutatip Juara Umum, Secara Dramatis Kalahkan Nguyen

11 April 2024 - 19:31 WIB

Memasuki H+1 Arus Meningkat Drastis, Polres Garut Berlakukan Sistem One Way 

11 April 2024 - 13:56 WIB

HARI RAYA IDULFITRI Bey Machmudin: Jaga Kerukunan untuk Jawa Barat yang Damai dan Nyaman

10 April 2024 - 11:11 WIB

Malam Takbiran Lebaran 2024 di Bandung Kondusif

10 April 2024 - 10:51 WIB

Trending di Berita