KOTA BANDUNG (TUGUBANDUNG.ID) – Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bandung terus menggelar berbagai kegiatan edukatif dan kolaboratif guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba.
Penyuluh Narkoba Ahli Pertama BNN Kota Bandung, Shofia Nurul Izzah menjelaskan, peringatan HANI yang diperingati setiap 26 Juni merupakan momentum internasional untuk menunjukkan kepedulian bersama terhadap permasalahan narkoba yang telah menjadi isu global.
“Hari Anti Narkotika Internasional bukan hanya diperingati pada tanggal 26 Juni saja. Ada rangkaian kegiatan sebelum, saat, dan sesudah puncak peringatan. Tujuan utamanya adalah meningkatkan awareness atau kesadaran masyarakat bahwa persoalan narkoba merupakan masalah serius yang harus dihadapi bersama,” ujar Shofia dalam program Ngobrol Cageur di Sonata Radio, Senin, 22 Juni 2026.
Pada tahun 2026, BNN mengusung tema nasional “Membangun Generasi Sehat, Cerdas, dan Kuat Melalui Gerakan Ananda Bersinar Menuju Indonesia Emas 2045.” Tema tersebut sejalan dengan program prioritas Kepala BNN RI yang menitikberatkan penyebaran edukasi anti narkoba kepada anak-anak sejak usia dini melalui gerakan Ananda Bersinar (Aksi Nasional Anti Narkoba Dimulai dari Anak).
Sebagai implementasinya, BNN Kota Bandung secara aktif melakukan sosialisasi ke berbagai sekolah untuk mendorong lahirnya lingkungan pendidikan yang bersih dari narkoba. Sekolah didorong untuk melaksanakan kegiatan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), baik secara mandiri maupun melalui kolaborasi dengan BNN.
“Sejak awal tahun, sebagian besar kegiatan kami memang banyak menyasar sekolah-sekolah. Kami mengajak siswa dan pihak sekolah untuk menjadi bagian dari gerakan anti narkoba, baik melalui kampanye, sosialisasi, maupun kegiatan kreatif lainnya,” katanya.
Selain edukasi langsung ke sekolah, BNN Kota Bandung juga menghadirkan inovasi media komunikasi melalui podcast bertajuk “Narco Insight” yang dapat disaksikan melalui kanal YouTube BNN Kota Bandung. Pada episode perdana, podcast tersebut menghadirkan mantan klien rehabilitasi sebagai narasumber untuk berbagi pengalaman dan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai proses rehabilitasi.
“Kami ingin memberikan insight tentang berbagai hal terkait narkotika dari berbagai sudut pandang. Harapannya, masyarakat yang masih memiliki stigma atau ketakutan terhadap rehabilitasi dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik,” ungkap Shofia. Karena sejatinya, masyarakat yang sudah terlanjur ketergantungan menyalahgunakan narkoba, masih bisa mendapatkan kesempatan untuk pulih dengan menjalani rehabilitasi.
(Layanan Rehabilitasi Narkoba dapat diakses di BNN Kota Bandung Jl. Ciungwanara No.12-B, Lb. Siliwangi, Kec. Coblong, Kota Bandung – WA admin klinik rehabilitasi: 0857-9342-8153)
Rangkaian kegiatan HANI 2026 juga diisi dengan berbagai aktivitas internal maupun eksternal. Salah satunya adalah turnamen bulu tangkis yang diselenggarakan BNN Provinsi Jawa Barat dan diikuti seluruh BNN kabupaten/kota se-Jawa Barat. Dalam ajang tersebut, BNN Kota Bandung berhasil meraih posisi juara kedua.
Selain itu, BNN Kota Bandung tengah menjajaki sejumlah kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menghadirkan kegiatan edukatif berbasis experiential learning bagi pelajar. Pada puncak peringatan HANI tingkat Kota Bandung, BNN juga akan menggelar kegiatan Fun Zumba yang berkolaborasi dengan Yogya Grand Kepatihan dan didukung oleh sejumlah mitra.
Tak hanya itu, dalam momentum HANI tahun ini juga dilakukan penguatan peran generasi muda melalui pembentukan Sobat Bersinar, yaitu kelompok remaja yang dipersiapkan menjadi agen perubahan dan pelopor gerakan anti narkoba di lingkungan masing-masing.
Sementara itu, Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Pertama BNN Kota Bandung, Sigit Firmansyah mengungkapkan, pihaknya juga tengah mempersiapkan pembentukan Saka Anti Narkotika yang akan melibatkan anggota Pramuka dari berbagai sekolah.
“Karena prioritas kita saat ini adalah anak dan remaja melalui program Ananda Bersinar, maka kami melihat Pramuka sebagai salah satu organisasi yang memiliki jaringan luas dan aktif melibatkan generasi muda. Melalui Saka Anti Narkotika, kami berharap nilai-nilai hidup sehat dan bebas narkoba dapat ditanamkan lebih kuat sejak dini,” jelas Sigit.
Melalui berbagai program edukasi, kampanye kreatif, pelibatan komunitas, hingga pemanfaatan media digital, BNN Kota Bandung berharap semakin banyak masyarakat yang memahami bahwa upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba merupakan tanggung jawab bersama demi mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, produktif, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.***









Komentar