Menu

Mode Gelap

Berita · 27 Apr 2024 19:42 WIB ·

‘HalBil IPHI Jabar 2024: Haji Momentum Kedermawanan’

 Sebagian Jama'ah perwakilan Pangandaran sebagai rombongan terbanyak sedang menyimak tausiyah halbil IPHI Jabar 2024 Perbesar

Sebagian Jama'ah perwakilan Pangandaran sebagai rombongan terbanyak sedang menyimak tausiyah halbil IPHI Jabar 2024

TuguBandung-Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Jawa Barat (IPHI Jabar) sebagai organisasi kumpulan para alumni jamaah haji di jawa barat sukses menggelar acara halal bihalal dan botram (makan) bersama yang dihadiri lebih dari 2000 (dua ribu) anggotanya bertempat di tajug gede, cilodong purwakarta jawa barat, sabtu 27 april 2024.

Hadir pada kesempatan tersebut, ketua IPHI jabar, H. Ijang Faisal, Ketua DKM Tajug Gede yang juga mantan bupati purwakarta dua periode, H. Dedi Mulyadi, Kepala Biro Kesra Setda Jabar, H. Faiz Rahman, Sekretaris daerah Purwakarta, Norman Nugraha, Sekjen IPHI Pusat, Bambang Irianto, Rois Syuriah PWNU Jawa Barat, Prof. KH. Abun Bunyamin serta seluruh Ketua IPHI Kabupaten/Kota Se-Jawa Barat.

Tampak Kiri-kanan : Rois Syuriah PWNU Jabar, KH. Abun Bunyamin, Mantan Bupati Purwakarta dua periode, H. Dedi Mulyadi, Sekjen IPHI Pusat, H. Bambang Irianto dan Sekda Purwakarta, Norman Nugraha

Dalam sambutannya Ketua IPHI  Jawa Barat Dr. H. Ijang Faisal mengatakan, bahwa semua pihak, terutama jamah haji, harus bisa menjadi pribadi yang dermawan.

“Antara lain harus meniru kiprah Ketua DKM Tajud Gede sekaligus bupati purwakarta dua periode, Kang Dedi Mulyadi, beliau ternyata tidak identik hanya dengan ka-buhun-an saja, tapi beiau ternyata seorang muslim yang welas asih dan sangat dermawan, tapi jangan jadi motivasi kita minta ke beliau tapi harus termotivasi menjadi dermawan seperti beliau,” katanya.

Ijang mengatakan, dengan mengadakan kegiatan di Tajug Gede, yang dulunya bahkan tempat prostitusi, harus jadi motivasi bersama memajukan syiar Islam dengan lebih maju lagi di semua tempat.

Sebab, di dalam pembangunan tajug gede tersebut, ternyata ada upaya merubah mindset ummat pada sebuah patologi sosial yang sudah menahun menjadi permasalahan masyarakat sehingga ada solusi konkrit “hatur nuhun Kang Haji Dedi” ucap ijang.

Sementara itu Dedi Mulyadi, Ketua DKM Tajug Gede yang juga sekaligus inisiator pembangunan masjid tajug gede mengatakan, para haji harus punya tekad kuat untuk dapat mengentaskan masalah dasar kemanusiaan.

“Maka itu, haji itu tak boleh hasil pinjaman apalagi dari bank seperti bank emok, bank keliling. Pejabat yang gajinya besar, jangan naik haji ingin dibayar dari APBN, ini juga tidak pantas karena lebih baik APBN itu untuk pendididikan, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat dulu,” katanya.

Menurut dia, kalaupun mau dari APBN harus selektif. Misal untuk mereka yang sangat berprestasi, sehingga memotivasi seluruhnya. Tutupnya.

Artikel ini telah dibaca 63 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Ranperda P2APBD 2023 Sah Menjadi Perda

12 Juli 2024 - 20:30 WIB

Bey Machmudin: Jangan Ada Perundungan Kegiatan Orientasi Sekolah

12 Juli 2024 - 20:24 WIB

Perkuat Pasar Jabar, Chery Tambah Jaringan Diler di Bandung

12 Juli 2024 - 20:12 WIB

Tour de France ke-111/2024: Girmay “New Sprint Boss”

12 Juli 2024 - 18:54 WIB

HARI KOPERASI Bey Machmudin: Koperasi Miliki Peran Penting Lengkapi Ekosistem Usaha Rakyat

12 Juli 2024 - 12:16 WIB

Tour de France ke-111/2024: Duel Klasik Dua Jawara TdF Jonas vs Pogacar

11 Juli 2024 - 21:54 WIB

Trending di Berita