Hadapi Tantangan Era Digital, SD 2 Darul Hikam Tekankan Pendidikan Akhlak dan Karakter

KABUPATEN BANDUNG – (TUGUBANDUNG.ID) – SD 2 Darul Hikam menggelar Open House untuk memperkenalkan lingkungan belajar, program pendidikan, dan nilai-nilai Islami kepada orang tua calon peserta didik, Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan tersebut memberi kesempatan kepada orang tua untuk mengenal proses pembelajaran serta program sekolah yang mendukung tumbuh kembang dan pembentukan karakter anak. Pendidikan Darul Hikam tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pengembangan akhlak, potensi, dan prestasi peserta didik.

Direktur Majelis Pendidikan Darul Hikam (MPDH) Luqman Amin mengatakan, Open House merupakan agenda tahunan untuk menyampaikan proses pendidikan Darul Hikam kepada orang tua.

“Open House ini kami maksudkan agar proses pendidikan Darul Hikam dapat tersampaikan kepada Bapak-Ibu,” kata Luqman.

Ia menekankan pentingnya kerja sama antara keluarga, masyarakat, dan sekolah dalam mendukung keberhasilan pendidikan anak.

“Suksesnya pendidikan putra-putri kita merupakan hasil kerja sama dan kolaborasi antara keluarga, masyarakat, dan sekolah,” ujarnya.

Luqman juga menyoroti pengaruh dunia maya terhadap kehidupan anak. Gim, media sosial, dan figur publik, kata dia, menjadi bagian dari lingkungan yang perlu diperhatikan orang tua dalam mendampingi pendidikan anak.

“Saat ini, sebagian kehidupan anak-anak kita bahkan berlangsung di dunia maya,” katanya.

Salah satu orang tua calon peserta didik, Lukito Angga Prasakti, mengatakan pengalaman kedua anaknya menjadi pertimbangan untuk mendaftarkan anak ketiganya di SD 2 Darul Hikam. Anak pertamanya merupakan alumni sekolah tersebut, sedangkan anak keduanya kini duduk di kelas 4.

Lukito berharap pendidikan di Darul Hikam dapat membentuk akhlak sekaligus mendorong prestasi anak.

“Dengan slogan Darul Hikam, ‘Berakhlak dan Berprestasi’, kami berharap akhlak anak terbentuk dan prestasinya berkembang,” ungkapnya.

Menurut Lukito, kedua anaknya menunjukkan perkembangan pendidikan yang baik. Ia berharap anak bungsunya dapat mengikuti program sekolah secara optimal dan berkembang sesuai kompetensinya.

Open House tersebut menjadi ruang bagi sekolah dan orang tua untuk membangun komunikasi serta memahami peran masing-masing dalam mendukung pendidikan anak. Kolaborasi yang berkelanjutan diharapkan dapat mengembangkan akhlak, potensi, dan prestasi peserta didik.***

Komentar