Menu

Mode Gelap

Berita · 7 Apr 2022 16:00 WIB ·

Gubernur Ridwan Kamil Resmikan Rumah Sakit Sariningsih

 Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat meresmikan bangunan baru RS Sariningsih di Jalan RE Martadinata No 11, Kota Bandung, Kamis (7/4/2022)./Foto Humas Jabar  Perbesar

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat meresmikan bangunan baru RS Sariningsih di Jalan RE Martadinata No 11, Kota Bandung, Kamis (7/4/2022)./Foto Humas Jabar

TUGU BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan Rumah Sakit Sariningsih milik Kodam III/Siliwangi di Jalan RE Martadinata (Riau) No. 11 , Kota Bandung, Kamis (7/4/2022).

Pembangunan rumah sakit militer ini menggunakan dana hibah provinsi sekitar Rp50 miliar. Selain oleh prajurit TNI, rumah sakit ini juga diperuntukkan bagi ASN militer beserta keluarga, dan untuk masyarakat umum.

“Seperti kita tahu rumah sakit Sariningsih ini melayani hampir 90 persen warga umum. Jadi untuk keluarga militernya kurang lebih 10 persen ini. Pemdaprov Jabar mendukung sepenuhnya karena ini akan menambahi kualitas kesehatan warga Jawa Barat,” ujar Ridwan Kamil.

Sebagai seorang arsitek, Kang Emil memuji konstruksi dan fasad bangunan RS Sariningsih yang masih mempertahankan bangunan heritage yang menjadi ciri khas Kota Bandung sebagai destinasi wisata. Gabungan konsep modern dan klasik dirasa sangat pas.

“Kebetulan karena berlokasi di Kota Bandung yang penuh dengan bangunan sejarah. Bangunan Belanda lamanya tetap dipertahankan, bangunan barunya dibuat mengelilingi bangunan lamanya itu,” tuturnya.

RS Sariningsih memang dibangun sejak zaman Belanda. Sempat diduduki Jepang pada 1942- 1945, gedung berpindah kekuasaan ke tentara Peta 1945-1947, diambil oleh tentara NICA sampai 1949 dan ketika Belanda benar- benar pergi pada 1950, bangunan dijadikan tempat bersalin dengan Letkol. Dr. Soedarso sebagai kepala rumah sakit.

Selain memberikan bantuan untuk fisik rumah sakit, Pemda Provinsi Jabar pun akan membantu untuk penambahan alat kesehatan dan gedung parkir.

“Tahap berikutnya adalah pengadaan kesehatan insyaallah kita bantu dan juga gedung parkir. Total di tahap satu ini sekitar Rp50-an miliar nanti kita terus tambahi,” ujarnya.

Pandemi COVID-19 menjadi momentum penyiapan infrastruktur penunjang kesehatan untuk menghadapi krisis serupa.

Kang Emil juga menawarkan peluang kerja sama dengan Pemda Provinsi Jabar untuk membangun rumah sakit sebagai peningkatan indeks kesehatan Jawa Barat.

“Yang terkahir saya menawarkan kerja sama untuk membangun lagi rumah sakit-rumah sakit kita butuh tanah-tanah negara atau di tanah-tanah di lingkungan militer yang bisa dikerjasamakan untuk kepentingan indeks ratio tingkat kesehatan Jawa Barat,” pungkasnya.***

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Puting Beliung Terjang Jatinangor Sumedang, BPBD Langsung Lakukan Asesmen

21 Februari 2024 - 19:53 WIB

Revitalisasi Bahasa Daerah, Tingkatkan Antusiasme Masyarakat Menggunakan Bahasa Ibu.

21 Februari 2024 - 19:19 WIB

AMSI Harapkan Perpres Publishers Rights Dorong Ekosistem Bisnis Media Jadi Lebih Baik

21 Februari 2024 - 18:00 WIB

Cek cok dengan Istri, Pelaku Bacok Adik Ipar Karena Tidak Mau Membantu Meredam Pertengkaran Rumah Tangga

21 Februari 2024 - 16:19 WIB

Kembali, Belum Sepekan Ribuan Botol Miras Ditemukan Di Sebuah Kios Di Kawasan Guntur Garut

21 Februari 2024 - 15:59 WIB

Harga Beras Di Sejumlah Pasar Tradisional Mahal Di Beberapa Swalayan Stok Tidak Ada

21 Februari 2024 - 15:16 WIB

Trending di Berita