Menu

Mode Gelap

Berita · 29 Jun 2022 22:20 WIB ·

Dorong UMKM, Yana Minta Kuliner dan Kriya Masuk Katalog Elektronik

 Wali Kota Bandung, Yana Mulyana berharap, kuliner dan kriya produk pengusaha mikro, kecil, dan menengah bisa masuk katalog elektronik lokal Kota Bandung dalam upaya mendukung pelaku UMKM menjadi penyedia di daerah sendiri di Hotel Grand Preanger, Selasa 28 Juni 2022. (Foto: Humas Pemkot Bandung).* Perbesar

Wali Kota Bandung, Yana Mulyana berharap, kuliner dan kriya produk pengusaha mikro, kecil, dan menengah bisa masuk katalog elektronik lokal Kota Bandung dalam upaya mendukung pelaku UMKM menjadi penyedia di daerah sendiri di Hotel Grand Preanger, Selasa 28 Juni 2022. (Foto: Humas Pemkot Bandung).*

KOTA BANDUNG (TUGUBANDUNG.ID) – Wali Kota Bandung, Yana Mulyana berharap, kuliner dan kriya produk pengusaha mikro, kecil, dan menengah bisa masuk katalog elektronik lokal Kota Bandung.

Hal itu dalam upaya mendukung bagi para pelaku UMKM menjadi penyedia di daerah sendiri.

Hal itu diutarakan Yana saat sosialisasi pelaksanaan katalog elektronik lokal bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Bandung di Hotel Grand Preanger, Selasa 28 Juni 2022.

“Pemkot Bandung menyosialisasi kepada kurang lebih 100 pengusaha Kota Bandung binaan Kadin (Kamar Dagang Industri) untuk masuk katalog elektronik lokal,” kata Yana.

Yana melanjutkan, selain memberikan dukungan kepada UMKM, juga mendorong pengusaha juga pemerintah dalam membangun katalog elektronik lokal.

“Jadi nanti kebutuhan Pemerintah Kota Bandung apa saja penyedia barang itu tersedia di e-katalog lokal. Harapannya menjadi transparansi, akuntabilitas, efesien, efektif dan keadilan,” beber Yana.

Ia menambahkan, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) sesuai arahan presiden terus mendorong Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) serta produk lokasi hasil UMKM.

“Harapannya pengusaha Kota Bandung jadi tuan rumah untuk pengadaan barang dan jasa yang dilakukan oleh Pemkot Bandung,” ujarnya.

Perlu diketahui, LKPP telah memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM untuk menjadi penyedia dalam katalog elektronik lokal. Pengadaan dalam memangkas proses dan persyaratan masuk ke dalam katalog elektronik lokal.

Ia berharap, dengan terselenggaranya sistem tersebut mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Ia berharap pertumbuhan ekonomi meningkatan dengan target 5 persen.

“Harapannya pertumbuhan ekonomi Kota Bandung di tahun ini bisa 5 persen, mudah-mudahan bisa lebih. Karena semua kegiatan ekonomi rata-rata sudah tumbuh,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua Kadin Kota Bandung, Iwa Gartiwa mengatakan, hadirnya katalog elektonik lokal menjadi angin segar bagi para pelaku usaha untuk lebih giat lagi dalam berinovasi.

“Kami harapkan bahwa katalog ini sebagai keperluan pengusaha di Kota Bandung. Mudah-mudahan ini bisa dikembangkan,” katanya.

Ia menambahkan, pengusaha di Kota Bandung siap berkolaborasi bersama Pemkot Bandung dalam pengadaan katalog elektronik.

“Pengusaha di Kota Bandung siap bekerja sama dalam penyelenggaran pengadaan,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, Rosyidi Santono saat ini baru ada 10 katalog lokal. Di antaranya jasa keamanan, jasa kebersihan, jasa pengemudi, pramusaji, aspal curah, perlengkspan sskolah SD SMP juga sewa kendaraan pengangkut sampah.

“Jenis katalog ada tiga. Katalog nasional, sektoral juga lokal. Katalog Nasional ini diikuti dan seluruh OPD se Indonesia yang ditertibkan oleh LKPP,” jelasnya.

“Sedangkan Katalog Sektoral ini dibentuk dibuat oleh kementerian lembaga masing masing. Contohnya kesehatan oleh Kemenkes, jenis alat kesehatan tidak dimiliki kementerian lain,” imbuhnya.

Menurutnya, katalog Lokal, ini ditujukan bagi daerah provinsi kabupaten kota.

“Katalog lokal merupakan produk yang dibutuhkan oleh daerah termasuk penyedia lokal,” bebernya. ***

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Puting Beliung Terjang Jatinangor Sumedang, BPBD Langsung Lakukan Asesmen

21 Februari 2024 - 19:53 WIB

Revitalisasi Bahasa Daerah, Tingkatkan Antusiasme Masyarakat Menggunakan Bahasa Ibu.

21 Februari 2024 - 19:19 WIB

AMSI Harapkan Perpres Publishers Rights Dorong Ekosistem Bisnis Media Jadi Lebih Baik

21 Februari 2024 - 18:00 WIB

Cek cok dengan Istri, Pelaku Bacok Adik Ipar Karena Tidak Mau Membantu Meredam Pertengkaran Rumah Tangga

21 Februari 2024 - 16:19 WIB

Kembali, Belum Sepekan Ribuan Botol Miras Ditemukan Di Sebuah Kios Di Kawasan Guntur Garut

21 Februari 2024 - 15:59 WIB

Harga Beras Di Sejumlah Pasar Tradisional Mahal Di Beberapa Swalayan Stok Tidak Ada

21 Februari 2024 - 15:16 WIB

Trending di Berita