Etape Terakhir Juga Dikuasai Vollering
SETELAH bertarung selama sembilan etape menempuh jarak total 1.175 km, dan lima kali kaus kuning berpindah tangan, akhirnya atlet putri “negri kincir angin” Demi Vollering (29) tampil sebagai juara Tour de France (TdF) Putri 2026 yang berakhir menyelesailan Etape IX di Nice kota wisata pantai terkemuka Prancis selatan, Senin (10/8/2026) dinihari WIB.
Vollering sukses memenangi Etape IX (terakhir) melalui “solo break: meyakinkan di tanjakan setelah merebut kaus kuning pada Etape VIII, memantapkan posisinya sebagai juara TdF Putri 2026
Vollering asal Belanda yang tergabung di tim FDJ United – Suez mencatat sejarah sebagai atlet pertama menjadi juara TdF Putri dua kali (2023, 2026) di era modern yang mulai digelar kembali sejak 2022.
Penampilannya selama TdF Putri 2026 amat konsisten/taktis sejak Etape I, menunjukan Vollering memang amat pantas menjadi juara setelah merebut kaus kuning dari genggaman Kasia Niewiadoma (Canyon Sram/Polandia) pada Etape VIII dengan keunggulan tipis 8 detik dan pada Etape IX terakhir menunjukan superioritasnya dengan meninggalkan semua pesaing utamanya termasuk “runner up” klasemen Kasia Niewiadoma ditinggalkan saat melewati tanjakan Col d’Eze ke-4 kalinya (terakhir) 16 km menuju finis di Nice.

Sejak Etape I dimulai di Lausanne (Swiss) Sabtu 1 Agustus 2026 hingga berakhir di Nice (Prancis) Minggu 9 Agustus 2026, kaus kuning berpindah tangan 5 kali, dikuasai pertama kali oleh Lorena Wiebes (SD Worx/Belanda) dua etape, Sigrid Haugset (Uno X Mobility/Norwegia) satu etape, Marlen Reusser (Movistar/Swiss) tiga etape, Kasia Niewiadoman (Canyon Sram/Polandia) satu etape dan Demi Vollering (FDJ United/Belanda) dua etape.
Juara Bertahan Terhenti
Sementara juara bertahan TdF Putri 2025 asal tuan rumah Prancis, Pauline Prevot (Visma Lease a Bike) tampil jauh dari harapan sejak Etape I, tertinggal jauh pada Etape IV nomor ITT di kota Dijon, kemudian pada tanjakan penentu Etape VII (Mont Verntoux), Pauline tertinggal hingga 10 menit menyebabkan peluangnya untuk mempertahankan juara tertutup.
Akibat terpuruk di nomor ITT dan tanjakan Mont Ventoux, Pauline Prevot akhirnya memutuskan mengundurkan diri sebelum start Etape VIII.
Hasil terbaik atlet putri Prancis di klasemen akhir dicapai oleh Cedrine Kerbaol (EF Education/Prancis) yang berada di urutan ke-6 (+ 6 menit 41 dtk.)

Dominasi Belanda
Pada TdF Putri 2026, atlet atlet putri Belanda tampil amat dominan dari empat gelar perorangan yang diperebutkan, Belanda merebut tiga gelar dan Jerman satu gelar.
- Juara umum perorangan (Kaus kuning): Demi Vollering (FDJ United/Belanda)
- Gelar Queen of Sprint (Kaus Hijau): Lorena Wiebes (SD Worx/Belanda)
- Gelar Queen of Mountain (Kaus Polka Dot): Puck Pieterse (Fenix Prermier Tech/Belanda)
- Juara Klasemen Youth U25 (Kaus Putih): Amtonia Niedermaier (Canyon Sram/Jerman)
Hasil Etape IX (terakhir) Nice 99 km:
- Demi Vollering (FDJ United Suez/Belanda) 2:44:43
- Paula Blasi (UAE Team/Spanyol) +1 menit 4 dtk.
- Kasia Niewiadoma (Canyon Sram/Polandia) + 1 menit 4 dtk.
Klasemen Akhir (kaus kuning):
- Demi Vollering (FDJ United Suez) 30:54:51
- Kasia Niewiadoma (Canyon Sram) +1 menit 18 dtk.
- Elisa Longo Borghini (UAE Team/Italia) + 4 menit 19 dtk.
- Antonia Niedermaier (Canyon Sram/Jerman) +5 menit 10 dtk.
- Paula Blasi (UAE Team/Soanyol) + 6 menit 13 dtk.
Klasemen Beregu:
- UAE Team L’IMAD (UAE) 90:02:51
- LiDL Trek (Jerman) +48 menit 11 dtk.
- FDJ United – Suez (Prancis) + 48 menit 26 dtk.
Juara TdF Putri Era Baru mulai 2022:
- 2022: Annemiek Van Vleuten (Belanda)
- 2023: Demi Voillering (Belanda)
- 2024: Kasia Niewadoma (Polandia)
- 2025: Pauline F. Prevot (Prancis)
- 2026: Demi Vollering (Belanda). (Bambang Kunthady)***













Komentar