Menu

Mode Gelap

Berita · 13 Jul 2022 11:06 WIB ·

Buruan SAE Kecamatan Ujungberung Bantu Ekonomi Warga 

 Program Buruan SAE (Sehat Aman dan Ekonomis) yang digagas oleh Pemkot Bandung, salah-satu upaya untuk meningkatkan ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat. (Foto: Diskominfo Kota Bandung).* Perbesar

Program Buruan SAE (Sehat Aman dan Ekonomis) yang digagas oleh Pemkot Bandung, salah-satu upaya untuk meningkatkan ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat. (Foto: Diskominfo Kota Bandung).*

KOTA BANDUNG (TUGUBANDUNG.ID) – Program Buruan SAE (Sehat Aman dan Ekonomis) yang digagas oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mampu meningkatkan ketahanan dan ekonomi masyarakat.

Camat Ujungberung, Jajang Hamdani mengatakan, hasil Buruan SAE warga Kecamatan Ujungberung selain memenuhi kebutuhan dasar warga juga akan disuplai ke BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kita berharap hasil Buruan SAE masuk ke mal-mal, sayuran organik secara kualitas bagus. Dijadikan komuditas dijadikan program BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) ada penyuplainya. Jadi hasil panen Buruan SAE yang kualitasnya bagus harus dibeli,” ujarnya saat ditemui di Kantor Kecamatan Ujungberung, Selasa 12 Juli 2022.

“Orientasinya akan dijual ke mal, supermarket karena kualitas bagus. Pasar kecil juga harus diberikan BPNT dengan kualitas sayuran yang bagus tanpa pestisida seiring dengan program pemerintah untuk menuntaskan stunting,” lanjutnya.

Jajang menuturkan, nanti hasil panen Buruan SAE akan dibeli oleh penyuplai BPNT untuk diberikan ke KPM (Keluarga Penerima Manfaat) dengan sayuran kualitas baik hasil produksi warga setempat sendiri.

“Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapatkan sayuran berkualitas,” katanya.

“Jadi si uangnya berputar disitu, jelas menaikkan ekonomi di Kecamatan Ujungberung dan ini ada korelasinya dengan upaya peningkatan kebutuhan hidup masyarakat,” imbuhnya.

Menurutnya, dengan adanya Buruan SAE, selain dapat meningkatkan ekonomi, juga dapat menghasilkan kualitas sayuran yang bagus.

“Dengan adanya Buruan SAE otomatis kualitasnya kan bagus, kenapa sayurannya hasil panennya bagus? Karena tanpa pupuk anorganik, itu sudah dicek oleh DKPP, jadi secara kualitas bagus,” katanya.

Lebih lanjut, Jajang mengatakan, dengan hasil sayuran yang bagus, dapat mencegah kenaikan angka stunting di kecamatan tersebut melalui program Sohib SAE (Sodakoh hasil panen buruan sae).

Hasil panen Buruan SAE, lanjut Jajang, juga diberikan kepada warga kurang mampu, ibu hamil, menyusui.

“Ujungberung itu terutama di kelurahan Pasir Jati paling tinggi kasus stuntingnya. Sekarang alhamdulillah dengan adanya buruan SAE, ibu hamil, ibu menyusui, dibantu dengan panen hasil Buruan SAE,” ujarnya.

Jajang berharap program Buruan SAE di Kecamatan Ujungberung dapat mengurangi permasalahan pangan keluarga.

“Program Buruan SAE manfaat nya buat masyarakat. Insyaallah asupan gizi warga Ujungberung terpenuhi. Mengurangi ketergantungan permasalahan pangan,” lanjutnya. ***

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Realisasi Penjualan Operasi Pasar Bersubsidi Selama Ramadan Capai 90,14 Persen

12 April 2024 - 09:21 WIB

Sampah Bandung Raya di TPK Sarimukti Terkelola Baik Selama Ramadan

12 April 2024 - 09:13 WIB

Tour de Thailand Putri 2024: Jutatip Juara Umum, Secara Dramatis Kalahkan Nguyen

11 April 2024 - 19:31 WIB

Memasuki H+1 Arus Meningkat Drastis, Polres Garut Berlakukan Sistem One Way 

11 April 2024 - 13:56 WIB

HARI RAYA IDULFITRI Bey Machmudin: Jaga Kerukunan untuk Jawa Barat yang Damai dan Nyaman

10 April 2024 - 11:11 WIB

Malam Takbiran Lebaran 2024 di Bandung Kondusif

10 April 2024 - 10:51 WIB

Trending di Berita