Menu

Mode Gelap

Berita · 29 Jun 2022 08:06 WIB ·

Bulan Imunisasi Anak Nasional: Jabar Optimistis Target Imunisasi 3,4 Juta Anak Tercapai

 Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Jabar Atalia Praratya Kamil, mengungkapkan, target imunisasi 3,4 juta anak ini menjadi PR besar yang tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja, Senin (27/6/2022). (Foto: Humas Pemprov Jabar).* Perbesar

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Jabar Atalia Praratya Kamil, mengungkapkan, target imunisasi 3,4 juta anak ini menjadi PR besar yang tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja, Senin (27/6/2022). (Foto: Humas Pemprov Jabar).*

KOTA BANDUNG (TUGUBANDUNG.ID) – Pada Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) Agustus – September 2022 mendatang, Provinsi Jawa Barat akan menyasar 3,4 juta anak untuk diimunisasi.

BIAN merupakan program imunisasi bagi balita dan anak usia sekolah meliputi pemberian imunisasi polio, campak rubella dan imunisasi kejar untuk melengkapi status imunisasi balita.

Ditemui usai sosialisasi BIAN tingkat Jabar, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Jabar Atalia Praratya Kamil, mengungkapkan, target imunisasi 3,4 juta anak ini menjadi PR besar yang tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Ia optimistis target tersebut akan tercapai lewat kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Targetnya luar biasa banyak, tentu ini menjadi PR besar yang tidak bisa dilakukan hanya oleh satu instansi saja tapi harus bersama-sama,” ujar Atalia, Senin (27/6/2022).

Adapun sosialisasi pelaksanaan BIAN diikuti oleh 27 TP PKK se-Jabar hingga tingkat kecamatan, Dinas Kesehatan serta Dinas Pendidikan se-Jabar melalui virtual dari aula Tikomdik Disdik Jabar.

Salah satu yang akan didorong dalam BIAN yakni penguatan peran kader PKK se-Jabar. Atalia mengatakan, tiga fungsi PKK yang akan diperkuat yaitu pendataan, penyuluhan, dan penggerakan.

“Tiga fungsi PKK itu akan diperkuat karena penting sekali keterlibatan PKK dalam pelaksanaan BIAN ini,” ujarnya.

Terkait pendataan, kader PKK diminta untuk mendata kesiapan fasilitas kesehatan maupun fasilitas umum lainnya yang akan menjadi sentra imunisasi. Penyuluhan juga tak kalah penting. Edukasi pentingnya imunisasi dan kekhawatiran masyarakat perlu dilakukan dari sekarang oleh kader PKK. Tak sedikit masyarakat yang belum paham akan pentingnya imunisasi bahkan ada yang termakan hoaks.

“Kader PKK harus edukasi sesegera mungkin. Berikan pemahaman kepada masyarakat malah ada yang sampai percaya hoaks,” pinta Atalia.

Selain itu PKK juga diminta berperan aktif dengan cara jemput bola ke rumah sasaran imunisasi. “Kalau anak tidak datang ke posyandu cari tahu mungkin lagi sakit atau apa makanya harus jemput bola,” katanya.

Sasaran dalam imunisasi campak rubella adalah anak usia 9 – 59 bulan. Sementara imunisasi kejar bagi anak usia 12 – 59 bulan. Imunisasi polio merupakan program nasional untuk mempertahankan Indonesia bebas polio dan mewujudkan eradikasi polio global tahun 2026.

Di Jabar sendiri, pelaksanaan BIAN akan digelar di puskesmas, rumah sakit, sekolah, pesantren, posyandu, lapang terbuka hingga memanfaatkan fasilitas drive thru.

“PKK Jabar akan mendukung 100 persen program BIAN di mana pun tempat pelaksanaannya,” pungkas Atalia.***

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Ranperda P2APBD 2023 Sah Menjadi Perda

12 Juli 2024 - 20:30 WIB

Bey Machmudin: Jangan Ada Perundungan Kegiatan Orientasi Sekolah

12 Juli 2024 - 20:24 WIB

Perkuat Pasar Jabar, Chery Tambah Jaringan Diler di Bandung

12 Juli 2024 - 20:12 WIB

Tour de France ke-111/2024: Girmay “New Sprint Boss”

12 Juli 2024 - 18:54 WIB

HARI KOPERASI Bey Machmudin: Koperasi Miliki Peran Penting Lengkapi Ekosistem Usaha Rakyat

12 Juli 2024 - 12:16 WIB

Tour de France ke-111/2024: Duel Klasik Dua Jawara TdF Jonas vs Pogacar

11 Juli 2024 - 21:54 WIB

Trending di Berita