KOTA BANDUNG (TUGUBANDUNG.ID) – Hingga Mei 2026, Jawa Barat telah mencatat 14,17 juta pengguna dan 10,45 juta merchant QRIS, tertinggi secara nasional. Capaian tersebut menunjukkan bahwa pembayaran digital semakin menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat.
“Namun, perluasan QRIS tidak cukup hanya melalui edukasi, melainkan perlu dihadirkan dalam pengalaman yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Melalui Bandung QRIS Run, masyarakat tidak hanya diberi tahu mengenai pembayaran digital, tetapi merasakan sendiri kemudahan dan manfaatnya dalam satu rangkaian pengalaman yang utuh,” ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta, pada penyelenggaraan Bandung QRIS Run 2026, Minggu (2/8/2026), di Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat.
Perkembangan QRIS di Jawa Barat terus menunjukkan kinerja yang kuat sekaligus menempatkan Jawa Barat sebagai salah satu kontributor utama digitalisasi sistem pembayaran nasional. Hingga Mei 2026.
“Jawa Barat menyumbang 22,49% dari total pengguna QRIS nasional dan 22,02% dari total merchant QRIS nasional. Pada periode yang sama, volume transaksi QRIS di Jawa Barat mencapai 1,87 miliar transaksi, tumbuh 112,89% (yoy), dengan nominal transaksi sebesar Rp163,74 triliun, atau tumbuh 90,08% (yoy),” tambahnya.
Kinerja tersebut menjadi landasan bagi Bank Indonesia untuk terus memperluas penggunaan QRIS dan membentuk kebiasaan bertransaksi digital dalam berbagai aktivitas masyarakat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Bandung QRIS Run 2026, yang memadukan olahraga, edukasi sistem pembayaran, pemberdayaan UMKM, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Memasuki penyelenggaraan kelima sejak pertama kali digelar pada 2022, Bandung QRIS Run 2026 diikuti oleh 3.000 pelari yang berpartisipasi pada kategori 5K Fun Run dan 10K Competitive Run.
Pemilihan Kota Baru Parahyangan sebagai lokasi penyelenggaraan menjadi bagian dari strategi memperluas jangkauan ekosistem pembayaran digital di luar pusat Kota Bandung, sekaligus mendukung pengembangan Kabupaten Bandung Barat sebagai salah satu destinasi olahraga dan pariwisata di Jawa Barat.
Dari Garis Start hingga Bazar UMKM, Seluruhnya dengan QRIS.
“Bandung QRIS Run bukan sekadar ajang lari. Sejak registrasi, berbelanja di bazar UMKM, hingga mengikuti berbagai aktivitas di lokasi kegiatan, seluruh peserta memperoleh pengalaman menggunakan QRIS secara langsung. Inilah yang kami sebut sebagai QRIS Experience. Kampanye pembayaran digital akan semakin efektif ketika hadir dalam kegiatan yang dekat, relevan, dan menyenangkan bagi masyarakat,” terang Filianingsih.
Dengan semangat ‘QRISNA HIJI, MANGPAATNA REA’ Bandung QRIS Run 2026 hadir dengan semangat sinergi dan kolaborasi antara Bank Indonesia dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, industri sistem pembayaran, perbankan, mitra e-commerce, komunitas olahraga, pelaku UMKM, serta berbagai mitra strategis lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menyampaikan bahwa kolaborasi antarpemangku kepentingan menjadi faktor penting untuk memastikan transformasi digital mampu memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat.
“Bandung QRIS Run menjadi wujud nyata kolaborasi yang memadukan olahraga dengan edukasi pembayaran digital, sehingga masyarakat dapat merasakan langsung kemudahan QRIS dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini menunjukkan bahwa transformasi ekonomi dapat disampaikan dengan cara yang menyenangkan, inklusif, dan mudah diterima oleh berbagai kalangan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendukung penguatan sinergi antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, komunitas olahraga, pelaku usaha, dan masyarakat untuk mewujudkan Jawa Barat yang semakin sehat, melek digital, dan berdaya saing,” kata Erwan.
Selain kompetisi lari 5K dan 10K, Bandung QRIS Run 2026 turut menghadirkan beragam aktivitas, antara lain zumba, booth edukasi dan layanan Penyedia Jasa Pembayaran bank maupun nonbank, bazar yang melibatkan UMKM kuliner, Gerakan Pangan Murah, serta berbagai aktivasi dan kompetisi seru alinnya. Peserta juga dapat mengikuti berbagai aktivitas interaktif yang mengombinasikan olahraga, kreativitas, transaksi digital, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Berbeda dengan penyelenggaraan pada tahun-tahun sebelumnya, Bandung QRIS Run 2026 menghadirkan inovasi ‘Eco Strides’ sebagai wujud komitmen Bank Indonesia untuk menyelenggarakan kegiatan yang tidak hanya mengakselerasi digitalisasi sistem pembayaran, tetapi juga memperkuat kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan. Implementasi Eco Strides dilakukan melalui tiga strategi utama, yaitu Avoid, dengan mencegah timbulan sampah sejak tahap perencanaan; Reduce, melalui pengurangan penggunaan material dan penekanan emisi selama kegiatan; serta Recover, dengan mengelola sisa kegiatan secara bertanggung jawab.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Junanto Herdiawan, menegaskan bahwa digitalisasi dan keberlanjutan merupakan dua agenda yang saling menguatkan.
“Inovasi digital akan mempercepat efisiensi dan inklusi ekonomi, sementara penerapan prinsip keberlanjutan memastikan bahwa setiap kemajuan yang kita capai tetap memberikan manfaat bagi generasi mendatang. Melalui Eco Strides, Bandung QRIS Run diharapkan tidak hanya membangun kebiasaan bertransaksi secara digital, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bahwa gaya hidup sehat perlu berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Junanto.
Melalui Bandung QRIS Run 2026, Bank Indonesia berkomitmen untuk terus memperkuat literasi pembayaran digital, memperluas akseptasi QRIS, mendukung digitalisasi UMKM, serta menghadirkan pengalaman bertransaksi yang semakin mudah, aman, dan inklusif. Sinergi antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, industri sistem pembayaran, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat diharapkan dapat mempercepat terwujudnya ekosistem ekonomi dan keuangan digital Jawa Barat yang semakin maju, berdaya saing, dan berkelanjutan. (Pun)***







Komentar