KOTA BANDUNG (TUGUBANDUNG.ID) – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah menyiapkan langkah baru dalam pengelolaan sampah melalui pengembangan teknologi pengolahan sampah bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) dan Danantara.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, kolaborasi tersebut diarahkan untuk menghadirkan teknologi yang mampu mengolah sampah dalam jumlah signifikan sekaligus menekan persoalan bau yang selama ini menjadi salah satu tantangan dalam pengelolaan sampah perkotaan.
“Insyaallah ada kabar berita baik. Pemerintah Kota Bandung, Kemendiktisaintek, dan Danantara, dalam hal ini diwakili oleh CEO Pak Sigit, bersama-sama akan mengembangkan sebuah teknologi baru pengolahan sampah yang insyaallah akan bisa mengolah sampah dengan jumlah yang cukup signifikan, tetapi juga tidak menimbulkan bau,” ujar Farhan saat ditemui di Balai Kota Bandung, Senin 17 Agustus 2026.
Menurutnya, pengembangan teknologi tersebut saat ini masih dalam tahap persiapan dan penjajakan untuk memastikan sistem yang akan diterapkan dapat menjawab kebutuhan pengelolaan sampah di Kota Bandung.
Farhan menyebut, bentuk fasilitas yang disiapkan merupakan tempat pengolahan sampah. Pemerintah Kota Bandung bersama mitra terkait akan menguji dan mengembangkan teknologi tersebut sebelum diterapkan secara lebih luas.
“Ini kita lagi coba,” katanya.
Ia menyatakan, langkah konkret kolaborasi tersebut akan dimulai melalui kick off kerja sama yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat mendatang.
“Insyaallah Jumat ini kita akan mulai kick off berupa kerja sama antara Kemenristek, Pemerintah Kota Bandung, dan Danantara,” tutur Farhan.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Bandung mencari solusi pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan. Selain meningkatkan kapasitas pengolahan, aspek lingkungan seperti pengendalian bau menjadi perhatian penting dalam teknologi yang tengah dikembangkan.
Farhan berharap, inovasi tersebut nantinya dapat memberikan dampak nyata terhadap persoalan persampahan di Kota Bandung, sekaligus memperkuat kolaborasi pemerintah dengan lembaga dan mitra strategis dalam menghadirkan solusi berbasis teknologi.***







Komentar