KOTA BANDUNG (TUGUBANDUNG.ID) – “Bank Indonesia terus mendorong pemanfaatan QRIS agar semakin dekat dengan berbagai aktivitas masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor. Tidak hanya mendukung digitalisasi transaksi ekonomi, QRIS juga dapat menjadi sarana untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial, seni, dan kreativitas,” ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Junanto Herdiawan, yang redaksi terima, Kamis (5/11/2026).
Semangat kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan Art for Hope, bagian dari rangkaian Road to Bandung QRIS Art & Culinary (BQAC) 2026 yang diselenggarakan pada 5–7 November 2026 di Gedung Heritage Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat. Berkolaborasi dengan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Provinsi Jawa Barat, kegiatan ini menghadirkan pameran lukisan amal dan penggalangan dana (fundraising) yang memadukan apresiasi seni dengan kepedulian sosial.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menilai seni memiliki kekuatan untuk menghubungkan masyarakat dan menumbuhkan kepedulian. “Bandung adalah karya seni di setiap sudutnya. Kesenian bukan hanya menghadirkan keindahan, tetapi juga menjadi media yang menyatukan dan menghubungkan kita. Nilai tersebut terasa semakin bermakna ketika kegiatan ini berlangsung di Gedung Heritage Bank Indonesia Jawa Barat, bangunan bersejarah yang turut menjadi ruang bagi tumbuh dan berkembangnya seni. Melalui seni, kepedulian dapat diwujudkan dalam aksi nyata untuk membantu sesama dan menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan,” ujar Muhammad Farhan.
Ketua YKI Provinsi Jawa Barat, Dr. dr. Indra Wijaya, Sp.PD-KHOM, FINASIM, menekankan pentingnya dukungan masyarakat bagi pasien kanker dan keluarga mereka. “Perjuangan menghadapi kanker tidak dijalani oleh pasien seorang diri. Dukungan keluarga dan kepedulian masyarakat turut memberikan semangat dalam menjalani proses tersebut. Melalui kegiatan ini, kami mengajak lebih banyak pihak untuk hadir, berbagi, dan menunjukkan solidaritas kepada para penyintas kanker serta keluarga mereka. Kepedulian yang disampaikan dengan tulus dapat memberi kekuatan dan harapan,” ujarnya.
Melalui Art for Hope, masyarakat dapat menikmati sekaligus mendukung karya para seniman melalui pembelian lukisan menggunakan QRIS. Pengunjung juga dapat mengikuti FavorArt, yaitu aktivitas voting untuk memilih karya seni favorit dengan memberikan donasi melalui QRIS dalam nominal bebas. Setiap pengunjung dapat memberikan suara untuk minimal lima karya seni, dengan seluruh donasi yang terkumpul disalurkan untuk mendukung kegiatan Yayasan Kanker Indonesia. Adapun pada rangkaian pembukaan kegiatan Art For Hope, pengunjung dapat menyaksikan demonstrasi chinese painting secara langsung oleh Mr. Michael dari PSM Malaysia.
Pemanfaatan QRIS tidak hanya diterapkan pada transaksi pembelian dan voting karya seni, tetapi juga pada berbagai aktivitas ekonomi selama kegiatan berlangsung. Pengunjung dapat menikmati beragam produk kuliner dari tenant UMKM dengan transaksi secara digital. Hal ini sekaligus menjadi upaya untuk mendorong perluasan akseptasi QRIS di kalangan pelaku usaha dan masyarakat. Selain pameran lukisan amal, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai kegiatan edukatif melalui booth edukasi QRIS, Pelindungan Konsumen (PeKA), serta Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah. Berbagai kegiatan ini sekaligus menjadi wujud sinergi dalam mendorong literasi masyarakat, memperluas akseptasi digital, dan memperkuat ekosistem ekonomi daerah.
Melalui kegiatan Art For Hope, seluruh pihak yang terlibat berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang kolaborasi antara seniman, komunitas, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus memperluas akseptasi digital. Inisiatif ini juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan Gedung Heritage Bank Indonesia Jawa Barat sebagai ruang yang mempertemukan warisan sejarah, kreativitas, dan kolaborasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat. (Pun)***


Komentar