TIM pabrikan Italia, Aprilia Racing menciptakan sejarah pertama kali mendominasi lomba finis 1, 2, 3, dan 4 yang dicapai pada seri XVII MotoGP Indonesia 2026 di sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok, Minggu (11/10/2026). Selain itu sukses Aprilia di Mandalika merupakan kemenangan GP ke 300 bagi Italia di kelas MotoGP.
Tampil sebagai pemenang, pembalap Italia, Marco Bezzecchi (Aprilia Racing), pertama kali sukses bisa memuncaki podium lagi setelah cedera kecelakan patah tulang pundak pada seri XI MotoGP Jerman sehinmgga harus absen beberapa seri. Berikutnya posisi kedua hingga empat semuanya di borong pembalap Aprilia lainnya, yaitu Raul Fernandez (Track House Racing Aprilia), Jorge Martin (Aprilia Racing), dan Ai Ogura (Trackhouse). Sementara juara dunia MotoGP 7 kali, Marc Marquez (Ducati Lenovo) finis keenam.
Perebutan Gelar Juara Dunia: Marqurz vs Martin Ketat
Setelah menyelesaikan seri XVII MotoGP Indonesia 2026, persaingan menjadi juara dunia MotoGP 2026 masih amat ketat antara dua pembalap Spanyol. Juara dunia 2024 Jorge Martin (Aprilia Racing) memimpin dengan raihan 355 poin, unggul tipis 2 poin atas juara dunia 7 kali Marc Marquez (Ducati Lenovo) 353 poin.
Duel keduanya untuk menjadi juara dunia 2026 dipastikan akan berlangsung sangat ketat pada 5 seri terakhir pada MotoGP Australia, Malaysia, Qatar, Portugal dan Valencia (Spanyol).
Dari sisi “skill”, keduanya punya kemampuan hampir sama, Marc Marquez (33 tahun) dengan 7 gelar juara dunia MotoGP tentu punya kelebihan dibanding Jorge Martin (28) baru sekali menjadi juara dunia MotoGP 2024.
Dari sisi fisik dan reaksi, pada usia 33 tahun Marquez pada kondisi mulai menurun, dibanding Martin yang 5 tahun lebih muda, fisik dan reaksinya dalam kondisi “peak” (puncak), dengan demikian Martin lebih unggul dari sisi fisik dan reaksi.
Sementara dari sisi motor, Ducati yang dipakai Marquez sudah terbukti selama 5 tahun terakhir amat dominan, sedangkan Aprilia baru mulai bangkit tahun 2025 dan semakin membaik pada 2026, semakin cepat dan stabil di berbagai lintasan, bahkan pada GP Indionesia di Mandalika, Aprilia merajalela finis 1-2-3-4.

Bila trend konsisten Aprilia terus stabil disemua 5 sirkuit yang akan dihadapi, akan menjadi keunggulan bagi 2 andalan tim Aprilia Racing, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi. Keduanya akan menyulitkan bagi ambisi Marc Marquez yang tengah berupaya menjadi juara MotoGP untuk ke-8 kalinya sekaligus mencatat rekor baru melampaui rekor 7 kali juara MotoGP yang dipegang Valentino Rossi dan Marc Marquez.
Kendala yang dihadapi Marquez, motor Ducati yang digunakanya tidak konsisten pada setiap sirkuit, bagus pada beberapa sirkuit yang karakternya sesuai dengan spesifikasi Ducati namun pada beberapa tipe sirkuit yang banyak tikungan patah menyulitkan bagi pembalap Ducati.
Kita nantikan persaingan Marquez (Ducati) vs Martin (Aprilia) pada seri ke-18 MotoGP Australia, mampukah Ducati meredam Aprilia? sirkuit Phillip Island yang banyak tikungan akan menjadi kendala bagi Ducati.
Tahun lalu Raul Fernandez (Trackhouse Racing Aprilia) menjadi juara di MotoGP Australia (sirkuit Phillip Island), dan akan menarik untuk melihat persaingan sesama pembalap Aprilia vs Ducati dengan andalannya Marc Marquez.
Klasemen MotoGP s.d. seri XVII GP Indonesia
- Jorge Martin (Aprilia Racing/Spanyol) 355 poin
- Marc Marquez (Ducati Lenovo/Spanyol) 353
- Marco Bezzecchi (Aprlia Racing/Italia) 309
- Ai Ogura (Trackhouse Racing Ducati/Jepang) 259
- Pedro Acosta (Red Bull KTM/Spanyol) 258. (Bambang Kunthady)***












Komentar