KABUPATEN BANDUNG (TUGUBANDUNG.ID) – Edukasi kesehatan tidak harus berlangsung monoton. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Bhakti Kencana (BKU) Kelompok 5 Desa Lamajang membuktikannya melalui penyuluhan Perilaku Hidup Sehat (PHS) yang dikemas dalam permainan edukatif “Ular Tangga PHS”.
Kegiatan yang berlangsung di SDN Lamajang 01, Kampung Karangtengah, Desa Lamajang, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung pada Senin, 3 Agustus 2026 itu melibatkan 130 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6.
Program bertajuk “Langkah Kecil Hari Ini, Tubuh Sehat Esok Nanti” tersebut tidak sekadar menyampaikan teori kesehatan. Mahasiswa KKN menggabungkan materi penyuluhan dengan permainan, tanya jawab, ice breaking hingga aktivitas kelompok agar pesan mengenai kebiasaan hidup sehat lebih mudah diterima siswa.

Materi yang diberikan mencakup Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), enam langkah mencuci tangan, pemilihan jajanan sehat, pengelolaan sampah serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
Puncak kegiatan berlangsung melalui permainan “Ular Tangga PHS”. Dalam permainan tersebut, siswa tidak hanya menjadi peserta, tetapi berperan sebagai pion manusia yang bergerak mengikuti alur permainan sekaligus berhadapan dengan berbagai pesan dan kebiasaan hidup sehat.
Ketua Pelaksana Program Kerja PHS, Syifa Nurhaliza, mengatakan konsep tersebut sengaja dirancang untuk mengubah kesan bahwa pendidikan kesehatan merupakan materi yang membosankan.
“Melalui media Ular Tangga PHS ini, kami ingin mengubah persepsi bahwa belajar kesehatan itu membosankan,” ujar Syifa. Ia menilai metode bermain dapat membuat siswa tidak berhenti pada pemahaman teori, tetapi terdorong mempraktikkan kebiasaan bersih dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi. Tim KKN berangkat dari posko pukul 06.06 WIB, dilanjutkan briefing, mengikuti upacara bendera, hingga pengumpulan siswa di lapangan.
Acara resmi dimulai pukul 08.11 WIB. Setelah pembukaan dan ice breaking, penyampaian materi berlangsung sekitar 30 menit. Antusiasme siswa terlihat ketika sesi tanya jawab berlangsung, sebelum kegiatan berlanjut ke permainan dan aktivitas bersama.
Permainan pertama digelar pukul 09.03 WIB. Setelah jeda Makan Bergizi Gratis (MBG), siswa kembali mengikuti permainan kedua hingga sekitar pukul 10.25 WIB. Kegiatan kemudian ditutup dengan pembagian penghargaan dan penutupan pada pukul 10.38 WIB.
Pihak SDN Lamajang 01 menyambut positif kegiatan tersebut. Sekolah menilai metode yang dibawa mahasiswa KKN BKU mampu membuat penyuluhan lebih interaktif dan ramah anak.
“Penyampaiannya sangat seru, interaktif, dan ramah anak,” ungkap perwakilan pihak sekolah.

Tidak berhenti sebagai aktivitas selama KKN, “Ular Tangga PHS” juga diproyeksikan menjadi luaran inovasi KKN BKU Kelompok 5 yang akan didaftarkan sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
Program tersebut memperlihatkan bahwa edukasi kesehatan di tingkat sekolah dasar dapat dikembangkan melalui pendekatan kreatif. Alih-alih hanya mengandalkan ceramah, mahasiswa KKN memanfaatkan permainan sebagai medium untuk menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak usia dini.
Bagi 130 siswa SDN Lamajang 01, pesan tentang mencuci tangan, memilih makanan sehat, membuang sampah dan menjaga kebersihan lingkungan pun hadir bukan sekadar sebagai materi penyuluhan, tetapi sebagai pengalaman belajar yang dimainkan bersama. (NA)***












Komentar