PRANCIS kini bukan hanya punya jago tanjakan sensasional remaja Paul Seixas (19) yang bisa mengembalikan reputasi Prancis di arena grand tour Tour de France (TdF) menjadi juara umum (kaus kuning) namun juga memiliki sprinter muda tangguh dengan nama depan sama Paul Magnier (22) yang bisa bersaing di TdF untuk menjadi “king of sprint” (kaus hijau).
Paul Magnier (Soudal Quick Step/Prancis) membuktikan ketangguhanya sebagai “new king of sprint” di grand tour Giro d’Italia 2026. Dia mencetak “hattrick” dengan memenangi adu sprint masal Etape XVIII Paganella ke Pieve di Soligo 171 km, Jumat (29/5/2026) WIB.
Ini merupakan kemenangan adu sprint finis etape ketiga kalinya oleh Magnier pada Giro 2026 yaitu Etape I, III, dan XVIII. Kecepatan sprint Magnier membungkam andalan tuan rumah Jonathan Milan (LiDL Trek) yang belum kebagian memenangi etape satupun padahal tahun lalu Milan adalah pemegang kaus jingga (“purple”) sebagai “king of sprint” Giro d’ Italia 2025.
Dengan penampilan sprint yang prima pada Etape XVIII, Maginier kini kembali menguasai kaus jingga sebagai tanda “king of sprint. Kaus Jingga kebanggan sprinter Giro d’Italia ini sempat lepas dari genggaman Paul Magier pada Etape XVI rute tanjakan, direbut oleh Jhonatan Narvaez (UAE Emirates XRG/Ekuador), namun pada Etape XVIII, kaus jingga itu sudah kembali ke tangan Paul Magnier.
Pada Etape XVIII para atlet unggulan penguasa klasemen tidak menghamburkan energi namun tidak membiarkan break away lebih dari 2 menit sehingga bisa “menangkap” kembali para “breaker” menjelang finis.

Sprint finis masal peloton besar Etape XVIII dengan semua atlet papan atas finis bersama dengan waktu sama tak merubah rangking 10 besar klasemen. Jonas Vingegaard (Visma Lease a Bike) kokoh menguasai kaus pink dengan keuggulan 4 menit 3 detik atas “runner up” klasemen Felix Gall (Decathlon).
Etape XIX dan XX Penentu
Menghadapi dua etape tanjakan finis di Mountainn Top di pegunungan Dolomite yang terjal, Etape XIX, dan XX, strategi tim Visma Lease a Bike hanya bertahan karena Jonas Vingegaard sudah unggul cukup jauh 4 menit dari “runner up” Felix Gall (Decathlon).
“Kami akan lihat situasi lombanya, pada Etape XIX, Jumat (29/5/2026), karena tim Visma ingin mengorbitkan andalan muda Davide Piganzoli (23) yang saat ini berada di urutan kedua klasemen Youth U25 (kaus putih) terpaut 2 menit 17 detik dari Afonso Eulalio (Bahrain Victorious) pemegang kaus putih,” ungkap Jonas pada Eurosport.
“Saya akan bantu Davide, jadi meski saya kapten tim Visma tapi pada Etape XIX saya akan bekerja untuk Davide, karena selama ini dia sebagai domestique telah bekerja keras sebagai “treker” menarik di depan meninggalkan lawan-lawan, sehingga kaus pink itu kini saya pegang. Saatnya saya kini bekerja untuk Davide Piganzoli, agar bisa mengalahkan Afonso Eulalio, kita akan lihat situasinya,” jelas Jonas yang akan menjadi “super domestique” bagi Piganzoli.

Hasil Etape XVIII (171 km):
- Paul Magnier (Soudal Quick Step/Prancis) 3:46: 50
- Eduardo Zambanini(Bahrain Victorious/Italia) “
- Jonathan Milan (LiDL Trek/Italia) “
Klasemen Umum s.d. Etape XVIII
- Jonas Vingegaard (Visma Lease a Bike/Denmark) 70:44:04
- Felix Gall (Decathlon/Austria) 4 menit 3 dtk.
- Tymen Arensman (Netcompany Ineos/Belanda) + 4 menit 27 dtk.
- Jai Hindley (Red Bull Bora Hansgrohe/Australia) + 5 menit
- Afonso Eulalio (Bahrain Victorious/Portugal) + 5 menit 40 dtk.
…..8. Davide Piganzoli (Visma Lease a Bike/Italia) + 7 menit 57 dtk. (Bambang Kunthady)***







Komentar