KOTA BANDUNG (TUGUBANDUNG.ID) – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung terus memperluas akses layanan administrasi kependudukan melalui inovasi Adminduk Geulis. Salah satunya dengan menghadirkan layanan di sejumlah gerai pelayanan, termasuk Gerai d’Botanica.
Kehadiran layanan tersebut menjadi upaya Disdukcapil mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sehingga pengurusan dokumen kependudukan tidak harus dilakukan di titik pelayanan utama.
Petugas Layanan Gerai d’Botanica, Denitya mengatakan, layanan di gerai merupakan inovasi untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus berbagai dokumen administrasi kependudukan.
“Tujuannya untuk memudahkan masyarakat. Jadi, Disdukcapil membuat inovasi dengan menghadirkan layanan di gerai-gerai dan menyebarkannya di beberapa titik,” ujar Denitya.
Menurutnya, keberadaan layanan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Lokasi yang lebih dekat dan mudah dijangkau membuat warga semakin terbantu dalam melengkapi dokumen kependudukan.
“Alhamdulillah sejauh ini positif. Antusiasme masyarakat juga sangat baik. Karena dimudahkan dengan fasilitas gerai ini, masyarakat jadi lebih tertib administrasinya,” katanya.
Denitya menyebut sejumlah layanan yang cukup banyak dilakukan di Gerai d’Botanica antara lain pengurusan akta kelahiran dan akta kematian. Untuk kedua layanan tersebut, masyarakat mendapat estimasi penyelesaian sekitar tiga hingga lima hari kerja.
Namun, dalam praktiknya, dokumen kerap selesai lebih cepat.
“Kalau untuk proses akta kelahiran dan akta kematian, kita dikasih waktu antara tiga sampai lima hari kerja. Namun biasanya di hari kedua atau ketiga sudah beres,” jelasnya.
Kemudahan tersebut turut dirasakan Dini Salmiyah, salah seorang warga yang datang ke Gerai d’Botanica untuk mengurus Kartu Identitas Anak (KIA).
Dini mengaku mengetahui keberadaan layanan tersebut dari Kecamatan Sukasari. Setelah diarahkan untuk datang ke gerai dengan membawa dokumen persyaratan secara lengkap, proses pengurusan berlangsung singkat.
“Mudah sekali ya, cepat banget asal dokumennya lengkap. Setelah saya bawa semua dokumennya dan lengkap, ketika saya proses sangat sebentar, nggak sampai lima menit,” ujar Dini.
Ia juga mengapresiasi pelayanan petugas yang dinilai ramah dan informatif. Menurutnya, lokasi gerai yang mudah dijangkau menjadi salah satu keunggulan layanan tersebut.
“Pelayanannya baik. Saya lihat mudah dijangkau tempatnya. Ketika bertanya langsung diberikan jawaban dan langsung diarahkan sesuai dengan kebutuhan saya,” katanya.
Meski demikian, Dini berharap informasi mengenai persyaratan dokumen dapat disampaikan secara lebih lengkap dan mudah ditemukan masyarakat. Ia menilai masih ada warga yang datang ke lokasi pelayanan tanpa membawa dokumen yang dibutuhkan karena belum mengetahui persyaratannya.
“Harapan saya informasi yang diberikan lebih komplet, karena beberapa orang yang hadir ke sini ketika datang belum membawa dokumen yang dibutuhkan,” tuturnya.
Ia juga berharap informasi melalui media sosial dapat diperbarui secara rutin sehingga masyarakat dapat mengetahui persyaratan sebelum datang ke lokasi pelayanan.
Pengalaman serupa disampaikan Kirana Audya, seorang pelajar yang datang untuk mengurus KTP. Ia memilih Gerai d’Botanica karena lokasinya lebih dekat dan mudah dijangkau.
“Kalau ke sini lebih dekat, terus jadi lebih mudah. Dokumen aku tadi bikin KTP. Prosesnya lancar, bagus, terus cepat juga dilayani. Ramah-ramah banget,” ujar Kirana.
Menurut Kirana, keberadaan layanan administrasi kependudukan di gerai juga memberikan kepraktisan karena pengurusan dokumen dapat dilakukan sambil menjalankan aktivitas lainnya di kawasan tersebut.
“Kalau buat aku memudahkan, soalnya di sini juga kan aku sekalian main, terus kebetulan ada ini jadi aku bisa sekalian,” katanya.
Melalui layanan Adminduk Geulis, Disdukcapil Kota Bandung terus berupaya memperluas akses pelayanan administrasi kependudukan dengan mendekatkan titik layanan kepada masyarakat.
Kehadiran layanan di berbagai lokasi diharapkan tidak hanya mempermudah warga mengurus dokumen kependudukan, tetapi juga mendorong semakin tertibnya administrasi kependudukan di Kota Bandung.***












Komentar