JEPANG (TUGUBANDUNG.ID) – Komitmen menghadirkan pendidikan berstandar global kembali dibuktikan SMA Darul Hikam melalui program Student Attachment Jepang.
Program ini menjadi langkah strategis sekolah dalam memperluas wawasan internasional sekaligus meningkatkan kompetensi global peserta didik.
Dalam program tersebut, siswa terpilih mendapatkan pengalaman belajar langsung di berbagai institusi pendidikan ternama di Jepang. Mereka melakukan kunjungan akademik ke Waseda University, Toyohashi University of Technology, Aichi College, serta Toho Senior High School.
Selama kunjungan, para siswa memperoleh pemaparan mengenai sistem pembelajaran di Jepang, peluang studi lanjut internasional, serta mengikuti aktivitas interaksi akademik dan budaya bersama siswa setempat. Pengalaman ini menjadi kesempatan langka bagi siswa untuk memahami secara langsung atmosfer pendidikan global yang kompetitif.
Kepala SMA Darul Hikam, Ami Rahmawati, SH., M.Pd., menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari visi sekolah dalam membentuk generasi berdaya saing global.
“Kami berharap pengalaman internasional ini membuka cakrawala berpikir siswa, menumbuhkan semangat belajar yang lebih tinggi, serta mempersiapkan mereka menjadi generasi yang siap berkontribusi di tingkat dunia tanpa melupakan jati dirinya sebagai seorang Muslim,” ujarnya, Senin, (16/2/206).
Tak hanya fokus pada aspek akademik, siswa juga mengikuti berbagai aktivitas pembelajaran budaya. Mereka mempelajari secara langsung nilai-nilai kedisiplinan, etos kerja, serta budaya belajar masyarakat Jepang yang dikenal unggul dalam manajemen waktu dan konsistensi.
Program Student Attachment Jepang ini menegaskan posisi SMA Darul Hikam sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membangun karakter serta wawasan global siswa.
Di tengah persaingan pendidikan yang semakin kompetitif, langkah ini menjadi strategi konkret dalam menyiapkan generasi masa depan yang adaptif, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat internasional.***












Komentar