Siswa DHIS Secondary Lembang Muhammad Shaffa Al Hafezh Ukir Sejarah Baru, Diterima di Empat Universitas Bergengsi Dunia

KABUPATEN BANDUNG BARAT (TUGUBANDUNG.ID) – Sebuah pencapaian luar biasa kembali ditorehkan siswa DHIS Secondary Lembang. Muhammad Shaffa Al Hafezh, siswa kelas 12 yang telah menjalani pendidikan selama enam tahun di DHIS, berhasil diterima di empat universitas top dunia.

Capaian ini tidak hanya mengharumkan nama sekolah, tetapi juga membuktikan bahwa siswa Indonesia memiliki kompetensi untuk bersaing dengan pelajar internasional.

Universitas yang menerima Shaffa meliputi University of Otago dan University of Western Australia untuk program Neuroscience, Monash University untuk program Biomedical Science, serta University College Dublin untuk program Biomolecular Science.

Keempatnya merupakan institusi pendidikan tinggi yang memiliki reputasi global di bidang sains dan riset, sehingga keberhasilan diterima di beberapa universitas sekaligus menunjukkan kualitas akademik Shaffa yang unggul.

Di luar penerimaan universitas, Shaffa aktif menunjukkan performa akademik terbaik melalui berbagai olimpiade dan kompetisi. Ia meraih Gold Medal pada Southeast Asia Mathematical Olympiad, Distinction pada ICAS English, Bronze Medal pada American Mathematical Olympiad, serta Silver Medal pada National English Competition. Kemampuan bahasanya juga menonjol dengan skor IELTS rata-rata 8.0, menjadikannya kandidat ideal untuk pendidikan internasional.

Kepala DHIS Secondary Lembang, Ilyas Nasrulloh, menyatakan rasa bangga terhadap pencapaian tersebut. “Shaffa adalah siswa yang menunjukkan ketekunan luar biasa sejak awal bergabung di DHIS. Prestasi ini merupakan buah dari usaha panjang, latihan konsisten, dan lingkungan belajar yang mendukung. Kami berharap perjalanan Shaffa dapat menginspirasi siswa lain untuk terus berusaha meraih peluang global,” ungkapnya, Sabtu, (22/11/2025).

Sebagai institusi pendidikan, DHIS Secondary Lembang terus berkomitmen menyediakan sistem pembinaan akademik yang kuat, pendampingan pengembangan diri, serta akses informasi pendidikan internasional, sehingga siswa dapat memperoleh kesempatan terbaik untuk masa depan mereka.***

Komentar