JAKARTA (TUGUBANDUNG.ID) – Gerakan solidaritas sosial #WargaPeduliWarga kembali digelar oleh 98 Resolution Network untuk keenam kalinya pada Sabtu (6/11/2025).
Kegiatan yang berlangsung serentak sejak pukul 09.00 hingga 14.00 WIB ini melibatkan ribuan warga dan relawan dalam penyaluran bantuan bagi masyarakat yang masih rentan secara ekonomi.
Sebanyak 2.000 paket sembako dibagikan di tiga lokasi, yaitu dua titik di Jakarta Timur dan satu titik di Kota Medan, sebagai bentuk kolaborasi antara masyarakat, lembaga sosial, dan sejumlah BUMN.
Di Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, sebanyak 550 paket sembako disalurkan kepada warga setempat dengan dukungan Bank Negara Indonesia (BNI). Di lokasi kedua, sebanyak 450 paket sembako juga dibagikan kepada para driver ojek online yang tergabung dalam Koalisi Ojek Nasional (KON).
Sementara itu, di Kota Medan, Sumatera Utara, sebanyak 1.000 paket sembako dibagikan kepada masyarakat melalui gotong royong sosial bersama Subholding BUMN Pelindo Multi Terminal (SPMT).
“Gerakan #WargaPeduliWarga menjadi bukti nyata bahwa kepedulian dan solidaritas sosial bisa tumbuh dari bawah, dari warga untuk warga. Ini sejalan dengan semangat pemerataan kesejahteraan yang tengah diperjuangkan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo,”
ujar Eli Salomo Sinaga, Koordinator Panitia Gerakan #WargaPeduliWarga.
Salah satu aktivis 98 Resolution Network Agus Teddy Sumantri menambahkan bahwa gerakan ini tidak sekadar menyalurkan bantuan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif untuk memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.
“Kami ingin menghidupkan kembali nilai solidaritas sebagai kekuatan sosial bangsa. Apa yang dilakukan hari ini adalah bentuk nyata warga membantu warga, sekaligus mendukung arah kebijakan pemerataan kesejahteraan yang kini diperkuat oleh Presiden Prabowo,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, 98 Resolution Network juga menegaskan dukungannya terhadap komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat dan menyempurnakan tata kelola program pemerataan kesejahteraan rakyat.
Beberapa program prioritas yang menjadi fokus pemerintah antara lain:
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) — Presiden Prabowo memantau langsung pelaksanaannya dan menegaskan pentingnya pencapaian target tanpa kompromi. Pemerintah telah membentuk Satgas lintas kementerian untuk memastikan keamanan dan efektivitas program.
Program Swasembada Pangan — Pemerintah berupaya menghentikan impor pangan dengan memperkuat stok nasional, memperbaiki distribusi, serta menjaga stabilitas harga di pasar.
Program Swasembada Energi — Pemerintah juga berkomitmen mengurangi impor BBM dengan mendorong konsumsi gas alam sebagai sumber energi utama nasional.
“Langkah-langkah yang diambil Presiden Prabowo menunjukkan arah yang jelas menuju kemandirian ekonomi dan pemerataan kesejahteraan. Ini bukan sekadar janji, tapi kerja nyata yang sedang diperkuat tata kelolanya,” tutup Eli.
Tampak hadir pula Haris Moti, Sulaiman Haikal dan Thurman S juga dari 98 Resolution Network.
Melalui sinergi antara kebijakan strategis pemerintah dan gerakan solidaritas masyarakat, 98 Resolution Network berharap Indonesia dapat terus memperkuat pondasi kemandirian ekonomi nasional serta mewujudkan pemerataan kesejahteraan bagi seluruh rakyat.***













Komentar