KOTA BANDUNG (TUGUBANDUNG.ID) – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kota Bandung diisi dengan semangat kolaborasi antara buruh, pengusaha, dan pemerintah.
Melalui kegiatan Gebyar May Day yang digelar di Balai Kota Bandung, Minggu 3 Mei 2026, ratusan pekerja mengikuti rangkaian kegiatan yang menekankan sinergi dan kebersamaan.
Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain menyampaikan, peringatan May Day menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan ketenagakerjaan.
“Melalui momentum ini, mari kita pererat kolaborasi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah sebagai fasilitator untuk bersama-sama mewujudkan Bandung yang unggul,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan, termasuk Dinas Ketenagakerjaan dan Forum Komunikasi Serikat Pekerja/Serikat Buruh Kota Bandung.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana menjelaskan, May Day tahun ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang telah dimulai sejak 1 Mei, termasuk keberangkatan ribuan buruh ke Jakarta.
“Perayaan May Day tingkat Kota Bandung ini merupakan hasil kolaborasi antara buruh, pengusaha, dan pemerintah. Kami mengusung semangat buruh sejahtera, pengusaha maju, dan pemerintah berwibawa sebagai upaya bersama mewujudkan Bandung yang unggul,” katanya.
Ia menyebutkan, kegiatan Gebyar May Day di Kota Bandung diikuti sekitar 500 pekerja dari 14 serikat pekerja. Antusiasme peserta pun cukup tinggi meski kapasitas lokasi terbatas.
Ia berharap momentum May Day ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga ruang dialog untuk menyelesaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan secara musyawarah.
“Harapannya, jika ada permasalahan di antara buruh, pengusaha, dan pemerintah, dapat diselesaikan melalui dialog untuk mencari solusi terbaik demi kemajuan Kota Bandung,” kata Yayan.
Berbagai layanan dan kegiatan disediakan dalam acara tersebut, mulai dari layanan kependudukan, layanan ketenagakerjaan, donor darah, santunan anak yatim, hingga hiburan bagi para peserta.
Seluruh rangkaian kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi lintas pihak dalam membangun hubungan industrial yang harmonis.
Ketua Panitia Gebyar May Day 2026, Hermawan menerangkan, kegiatan ini mencerminkan soliditas serikat pekerja di Kota Bandung. Sebanyak 14 serikat pekerja yang terlibat menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kondusivitas kota.
“Kami ingin menunjukkan, serikat buruh di Kota Bandung solid, kuat, dan siap menjaga kota tetap kondusif,” ujarnya.
Selain itu, kegiatan juga dirangkaikan dengan jalan sehat yang melibatkan ratusan pekerja serta aksi kebersihan melalui gerakan “Bandung Asri” sebagai bentuk kontribusi terhadap lingkungan.
Melalui kolaborasi yang terus dijaga, peringatan May Day di Kota Bandung diharapkan mampu memperkuat hubungan kondusif antara buruh, pelaku usaha, dan pemerintah, sekaligus mendorong kesejahteraan pekerja dan keberlanjutan dunia usaha.***













Komentar