DOHA, QATAR (TUGUBANDUNG.ID) – Portugal untuk pertama kalinya sepanjang sejarah meraih Trophy Juara Dunia FIFA U17 World Cup 2025 setelah di final mengalahklan tim “favorit” Austria 1-0 pada laga di Khalifa International Stadium, Doha – Qatar, Jumat (28/11/2025) dinihari WIB.
Portugal juara Eropa U17/2025 harus berjuang keras melawan Austria yang bermain apik sepanjang 90 menit namun andalan utamanya, gelandang menyerang yang juga top skor Johannes Moser dengan 8 gol gagal menjebol gawang Portugal.
Gol kemenangan Portugal satu-satunya dicetak Aniso Cabral rangking kedua top skor dengan 7 gol yang menit ke-32 menjebol gawang Austria memanfaatkan serangan balik cepat. Upaya Austria membalas dengan serangan bergelombang tak membuahkan hasil meski memborbardir gawang Portugal dengan 15 tembakan. Upaya paling dekat menyamakan kedudukan justru dicapai pemain pengganti Daniel Franscher menit ke-82 sayang tembakannya mengenai tiang, gagal menyamakan kedudukan.
Top skor (“Golden Boot”) diraih oleh Johannes Moser (Austria) 8 gol, kedua Anisio Cabral (Portugal) 7, dan ketiga Dell (Brasil) 5 gol.
Pada pertandingan peringkat ketiga, Italia vs Brasil berakhir 0-0 dan pemenangnya harus ditentukan melalui adu penalti yang berakhir untuk kemenangan Italia dengan skor 4-2.
Piala Dunia U17 Setiap tahun
FIFA U17 World Cup 2025 di Qatar dengan diikuti 48 negara dan selanjutnya akan digelar setiap tahun di tempat yang sama (2026 – 2029) disebut serbagai “Football Paradise” oleh Arsene Wenger mantan manager klub Arsenal -Inggris yang kini menjadi Pimpinan FIFA untuk proyek “Global Development Football”.
Menurut Wenger asal Prancis Turnamen Piala Dunia U17/2025 akan merubah sepakbola dunia dengan lebih cepat karena kini akan digelar setiap tahun.
“Kami harap pengembangan sepakbola dunia akan semakin cepat berkembang dengan penyelenggaraan Piala Dunia FIFA U17 setiap tahun dengan negara peserta 48. Qatar dengan fasilitas Piala Dunia yang dimilikinya tahun 2022 sebagai tuan rumah Piala Dunia menjadi penunjukan yang tepat sebagai tuan rumah Piala Dunia FIFA U17 2026 hingga 2029 yang akan digelar setiap tahun,” ungkapnya.
“Setiap federasi sepakbola seluruh dunia diminta mulai kini semakin serius dan terpacu untuk mengembangkan sepakbola usia muda di negara masing-masing. Hal ini belum dilakukan hingga kini. Pengembangan usia muda di bawah 17 tahun masih jauh dari harapan dan tidak terprogram. Kami harap dengan digelarnya Piala Dunia U17 setiap tahun akan semakin memacu negara di berbagai belahan dunia untuk membina atlet muda sepakbola karena setiap tahun kini ada Piala Dunia U17,” tegasnya.
Diharapkan dengan Piala Dunia U17 setiap tahun digelar, akan semakin banyak calon pemain bagus lahir dari berbagai penjuru dunia sehingga proyek “Global Football Development” bisa mencapai sasaran lebih cepat dan tiudak berjalan lambat seperti sekarang. (Bambang Kunthady)***













Komentar