Menu

Mode Gelap

Berita · 23 Jun 2022 09:16 WIB ·

Pemkot Bandung Siap Kembangkan Pelayanan Berbasis Metaverse

 Pemkot Bandung dan Institut Pembangunan Jawa Barat (Injabar) Unpad sepakat kerja sama pengembangan pelayanan berbasis metaverse. (Foto: Humas Pemkot Bandung).* Perbesar

Pemkot Bandung dan Institut Pembangunan Jawa Barat (Injabar) Unpad sepakat kerja sama pengembangan pelayanan berbasis metaverse. (Foto: Humas Pemkot Bandung).*

KOTA BANDUNG (TUGUBANDUNG.ID) – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan Institut Pembangunan Jawa Barat (Injabar) Unpad sepakat menjajaki kerja sama pengembangan pelayanan berbasis metaverse.

Layanan tersebut dijalankan secara virtual dengan teknologi 3D yang memungkinkan masyarakat mengakses layanan publik secara lebih interaktif.

“Kemajuan teknologi ini kita bisa manfaatkan khusus di Pemerintahan Kota Bandung, untuk pelayanan kepada masyarakat,” ujar Yana mengatakan, pandemi Covid-19 mengajarkan Pemkot Bandung untuk terus berinovasi dalam pelayanan masyarakat agar meminimalkan interaksi langsung sehingga pelayanan lebih efektif dan efisien.

“Mudah-mudahan lewat metaverse ini, pemerintah kan pemberi informasi dan pelayanan. Sekarang walaupun kita sudah punya banyak aplikasi, relatif masih konvensional. Kedepan kita akan manfaatkan teknologi ini lebih jauh lagi,” katanya.

Kota Bandung, kata Yana, merupakan satu satunya Kota yang masuk peringkat 28 smart city di dunia.

“Mudah-mudahan lewat teknologi metaverse kita bisa mengambangkan smart city, smart government dan smart people,” ujarnya.

Yana berharap, kehadiran teknologi metaverse ini bisa memberikan banyak manfaat bagi pelayanan publik di Kota Bandung menjadi lebih baik.

“Ke depan bisa minta ada kemungkinan kerja sama pemanfaatan teknologi ini untuk pelayanan kepada masyarakat, menciptakan Bandung smart city seutuhnya,” kata Yana.

Infrastruktur digital

Sementara itu, Direktur Utama Injabar Unpad, Keri Lestari mengatakan, infrastruktur digital di Kota Bandung sangat memadai untuk pengembangan metaverse.

“Infrastruktur digital Kota Bandung ini bisa kita manfaatkan untuk pengembangan berbagai inovasi, termasuk pelayanan berbasis metaverse ini,” ujarnya.

Selain pelayanan, menurutnya, pengembangan metaverse bagi pemerintahan Kota bisa dilakukan untuk berbagai bidang. Di antaranya edukasi, pariwisata, ekonomi, kebudayaan, dan berbagai bidang lainnya.

“Misalnya di sektor pariwisata. Untuk mencari lokasi wisata dengan metaverse dan bisa booking. Sehingga pariwisata bisa jalan tapi kerumunan bisa dikurangi. Masyarakat akan liburan dengan aman dan nyaman,” kata Keri.

Untuk diketahui, Injabar adalah salah satu lembaga publik yang didirikan untuk menjadi Lembaga Kepakaran yang merupakan perpanjangan tangan dari Universitas Padjadjaran (Unpad) dan salah satu satuan unit usaha di Unpad.

Didirikan di Unpad atas kolaborasi dengan pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten/Kota di Jawa Barat dan para pemangku kepentingan lainnya untuk memfasilitasi implementasi hasil riset sebagai dasar pengambilan kebijakan. ***

Artikel ini telah dibaca 75 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Masyarakat Masih Bisa Menikmati Tarif Khusus Kereta Api di Daop 2 Bandung

15 April 2024 - 16:00 WIB

Tren Harga Bahan Pokok di Jabar Menurun

15 April 2024 - 14:01 WIB

Bey: Pungutan Liar di Masjid Al Jabbar Momentum Sikat Pungli di Jabar

14 April 2024 - 16:14 WIB

Sopir Pick Up Terjepit Akibat Bertabrakan dengan Elf Di Jalan Raya Cisurupan Garut

14 April 2024 - 16:05 WIB

SOP di Masjid Raya Al Jabbar Diperbaiki untuk Tingkatkan Pelayanan

14 April 2024 - 15:40 WIB

Lebih dari 55 Ribu Pemudik Kembali ke Wilayah Daop 2 Bandung

14 April 2024 - 12:32 WIB

Trending di Berita