KOTA BANDUNG (TUGUBANDUNG.ID) – Kebisingan knalpot kendaraan bermotor di kawasan permukiman menjadi salah satu keluhan warga yang disampaikan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Selain mengganggu kenyamanan, suara knalpot bising juga kerap mengusik aktivitas keagamaan, seperti salat dan pengajian.
Aspirasi tersebut disampaikan warga saat kegiatan Salat Jumat Keliling (Jumaahan) di Masjid Miftahul Jannah, RW 10, Kelurahan Cipadung Kulon, Kecamatan Panyileukan, Jumat, 6 November 2026.
Salah seorang warga mengungkapkan, suara knalpot bising sering terdengar hingga ke lingkungan permukiman. Kondisi ini dinilai mengganggu kekhusyukan warga yang tengah menjalankan ibadah maupun kegiatan keagamaan di masjid.
Menanggapi keluhan tersebut, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan penggunaan knalpot yang menimbulkan kebisingan telah memiliki dasar hukum untuk ditindak oleh aparat kepolisian.
“Kalau soal knalpot, itu sudah ada dasar hukumnya. Memang tidak boleh dan menjadi tugas polisi untuk melakukan razia,” ujar Farhan.
Meski penindakan menjadi kewenangan kepolisian, Farhan mengajak masyarakat turut mengambil peran dengan saling mengingatkan. Warga diharapkan tidak ragu menegur secara baik-baik apabila menemukan pengendara yang menggunakan knalpot bising.
“Kalau warga menemukan tetangga yang punya motor berisik, tolong ditegur. Kita harus sama-sama mengingatkan,” katanya.
Farhan juga menyoroti kebiasaan sebagian pengendara yang mengganti knalpot standar dengan knalpot modifikasi yang menghasilkan suara lebih keras. Menurutnya, persoalan tersebut perlu ditangani secara menyeluruh, termasuk dari sisi produksi dan peredaran produk knalpot.
Untuk itu, Pemkot Bandung tengah mengusulkan kepada asosiasi pengusaha sepeda motor agar mempertimbangkan penghentian produksi knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Ia berharap, upaya menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan tertib dapat dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah, kepolisian, pelaku usaha, dan masyarakat.
Dengan keterlibatan semua pihak, gangguan kebisingan akibat knalpot kendaraan di kawasan permukiman diharapkan dapat diminimalkan.***












Komentar