KOTA BANDUNG (TUGUBANDUNG.ID) – DHIS Primary menggelar ajang DHIS Primary’s Got Talent 2025 selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 Desember 2025.
Kegiatan yang menjadi agenda tahunan sekolah ini kembali menjadi panggung bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan dan keberanian mereka dalam berbagai bidang seni dan keterampilan.
Pelaksanaan dibagi ke dalam dua tahap. Babak penyisihan berlangsung pada 10–11 Desember, diikuti puluhan peserta dari berbagai tingkat kelas. Para peserta menampilkan berbagai bakat mulai dari musik, seni pertunjukan, hingga keterampilan unik. Babak final digelar pada 12 Desember dan menjadi puncak acara yang dihadiri siswa, guru, dan orang tua.
Panitia membagi penampilan peserta ke dalam enam kategori, yakni Singing and Music Performance, Dance Performance, Drama and Storytelling, Martial Arts and Physical Skill, Creative Arts, serta Special Skill and Unique Talents.
Pembagian kategori tersebut bertujuan memberikan ruang yang lebih luas bagi siswa untuk mengekspresikan kemampuan sesuai minat masing-masing.
Rangkaian kegiatan berlangsung meriah. Setiap penampilan mendapat dukungan dari teman-teman seangkatan maupun adik kelas yang ikut menyaksikan jalannya lomba.
Semangat dan antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang acara, terutama saat memasuki babak final di mana para finalis tampil lebih maksimal.
Ketua pelaksana DHIS Primary’s Got Talent 2025, Nissa Aldawiyati (Ms. Alda), mengatakan kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang hiburan bagi siswa, tetapi juga sarana untuk membangun karakter mereka.
“Kami bangga melihat keberanian siswa dalam menampilkan kreativitasnya. Ajang ini diharapkan dapat mendorong mereka terus mengeksplorasi kemampuan dan menemukan potensi diri,” ujarnya.
Dari sisi peserta, sejumlah siswa mengaku memperoleh pengalaman baru melalui kompetisi ini. Salah satunya, Aaliyah Nadischa, siswi Primary 5 yang mengikuti kategori Singing and Music Performance. Aaliyah tampil duet bersama rekannya, Badrina, membawakan lagu “Bandung” dari Yura Yunita.
“Awalnya saya sempat grogi, tapi berkat dukungan teman-teman, rasa takutnya hilang. Ini pengalaman berharga untuk lebih percaya diri,” kata Aaliyah usai tampil.
Pihak sekolah menilai penyelenggaraan tahun ini menunjukkan peningkatan kualitas penampilan dibanding tahun sebelumnya. Selain itu, keragaman bakat yang ditampilkan dalam enam kategori memperlihatkan bahwa siswa memiliki minat dan potensi yang berkembang dari tahun ke tahun.
Dengan berakhirnya rangkaian acara, DHIS Primary berharap DHIS Primary’s Got Talent dapat terus menjadi wadah bagi siswa untuk menampilkan kemampuan artistik, memperkuat karakter positif, serta menumbuhkan keberanian tampil di depan publik.***









Komentar