JAKARTA (TUGUBANDUNG.ID) – Acer memperkenalkan Veriton RI110 AI Mini Workstation, perangkat komputer berukuran ringkas yang dirancang untuk mendukung kebutuhan komputasi berbasis artificial intelligence (AI), termasuk pembuatan konten, inferensi, desain, hingga produktivitas profesional.
Diperkuat prosesor Intel Core Ultra X7 358H, grafis Intel Arc B390, dan sistem operasi Windows 11 Pro, Acer Veriton RI110 menawarkan kemampuan komputasi AI lokal dengan dukungan untuk menjalankan model AI hingga 120 miliar parameter.
Perangkat ini diperkenalkan Acer dalam ajang next@Acer di Berlin, Jerman, sebagai solusi bagi organisasi yang membutuhkan kemampuan AI dengan memadukan sumber daya komputasi lokal dan cloud.
Veriton RI110 memiliki memori LPDDR5X hingga 96 GB dan penyimpanan SSD PCIe Gen 4 hingga 4 TB. Kombinasi tersebut dirancang untuk mendukung multitasking sekaligus menangani dataset, model AI, serta proyek kreatif berukuran besar.
Sebagai Copilot+ PC, Veriton RI110 juga dilengkapi berbagai fitur AI pada Windows 11 yang dirancang untuk membantu pengguna menyelesaikan pekerjaan secara lebih efisien. Perangkat tersebut ditujukan bagi profesional yang membutuhkan dukungan AI untuk pembuatan konten, kolaborasi, maupun berbagai pekerjaan sehari-hari.
Salah satu kemampuan yang ditawarkan Veriton RI110 adalah dukungan terhadap konsep hybrid agentic AI. Acer menyediakan lingkungan sandbox untuk membantu menjaga privasi dan keamanan ketika pengguna menjalankan berbagai solusi AI agent.
Pengguna dapat mengunduh dan menerapkan AI agent sesuai kebutuhan, termasuk Acer Qubi Claw. Solusi AI agent tersebut dirancang untuk menjalankan berbagai alur kerja secara lokal melalui lingkungan sandbox yang terisolasi.
Dengan proses instalasi satu klik dan sejumlah AI skills yang siap digunakan, Acer Qubi Claw memungkinkan model AI melakukan penalaran, perencanaan, hingga tindakan untuk membantu mengotomatisasi pekerjaan.
Kemampuan awal Qubi Claw antara lain mendukung riset online, memberikan rekomendasi perjalanan dan penyusunan jadwal, serta menangkap dan menerjemahkan audio menjadi catatan teks. Acer juga menyebut dukungan terhadap model AI, skills, dan channel yang kompatibel akan terus dikembangkan.
Dari sisi konektivitas, Veriton RI110 dibekali OCuLink melalui antarmuka PCIe 4.0 x4 khusus. Teknologi tersebut memungkinkan perangkat terhubung langsung dengan GPU eksternal maupun penyimpanan NVMe berkecepatan tinggi.
Koneksi OCuLink menawarkan bandwidth hingga 64 Gbps sehingga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan komputasi AI, machine learning, rendering 3D, pembuatan konten, hingga aplikasi workstation profesional.
Konektivitas tersebut memberikan fleksibilitas bagi pengguna yang membutuhkan peningkatan kemampuan komputasi tanpa harus meninggalkan desain perangkat yang ringkas.
Untuk mendukung kebutuhan kerja modern, Veriton RI110 juga menyediakan Wi-Fi 7 dan Bluetooth 5.4. Perangkat ini memiliki dua port LAN yang terdiri dari 10GbE dan 2.5GbE, serta sejumlah port USB dan koneksi display.
Dari sisi keamanan, Acer melengkapi perangkat dengan autentikasi sidik jari untuk membantu melindungi informasi sensitif sekaligus mempermudah proses masuk ke sistem secara aman.
Meski memiliki kemampuan layaknya workstation, Acer Veriton RI110 hadir dalam dimensi 138,5 x 131,3 x 52,1 milimeter dengan bobot sekitar 0,63 kilogram. Ukuran tersebut membuatnya dapat ditempatkan pada ruang kerja yang terbatas.
Acer Veriton RI110 tersedia dengan pilihan Windows 11 Pro maupun Windows 11 Home. Perangkat ini mendukung memori hingga 96 GB dual-channel LPDDR5X dan penyimpanan SSD M.2 2280 PCIe Gen 4 hingga 4 TB.
Untuk konektivitas fisik, perangkat menyediakan HDMI 2.1, DisplayPort, dua port LAN, dua USB 4 Type-C, serta sejumlah port USB Type-A. Veriton RI110 juga memiliki slot M.2 untuk SSD dan menggunakan adaptor daya 120 watt.
Acer menyatakan spesifikasi, harga, dan ketersediaan Veriton RI110 dapat berbeda di setiap wilayah. Informasi mengenai ketersediaan produk Acer terbaru di Indonesia dapat diperoleh melalui situs resmi Acer Indonesia.***













Komentar