KOTA BANDUNG (TUGUBANDUNG.ID) – BI BERKIBAR merupakan wujud nyata komitmen Bank Indonesia untuk hadir lebih dekat dan memberikan makna bagi masyarakat Jawa Barat. Melalui layanan, edukasi, dan sinergi dengan berbagai pihak, BI ingin memastikan kehadiran Bank Indonesia memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus berkontribusi pada penguatan perekonomian daerah.
Komitmen tersebut disampaikan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Naniek Sekarningsih, mengatakan, BI BERKIBAR (Bank Indonesia Beri Makna untuk Jawa Barat) di Lapangan Cikoer, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Selasa (22/9/2026).
“Kehadiran BI BERKIBAR di Cikelet menjadi bagian dari upaya Bank Indonesia memenuhi kebutuhan uang Rupiah layak edar khususnya di wilayah yang memiliki akses layanan kas terbatas melalui layanan penukaran uang,” tambah Naniek.
BI Berkibar sekaligus memperluas jangkauan edukasi dan meningkatkan literasi masyarakat. Tidak hanya menghadirkan layanan Rupiah dan literasi, rangkaian kegiatan ini juga mengangkat isu yang dekat dengan kebutuhan masyarakat, mulai dari keterjangkauan pangan, pemberdayaan UMKM dan petani, pengembangan potensi generasi muda, hingga pemanfaatan pembayaran digital.
Dalam mendorong pemanfaatan pembayaran digital tersebut, BI BERKIBAR turut memperkuat pemahaman masyarakat mengenai manfaat dan tata cara penggunaan QRIS serta pentingnya menjaga keamanan bertransaksi. Upaya ini juga menyasar pelajar melalui seremoni Sekolah Pakai QRIS bersama SMA Muhammadiyah dan MA Ma’arif di Cikelet, Garut. Inisiatif ini menjadi bagian dari perluasan penggunaan QRIS di lingkungan pendidikan sekaligus mendorong terbentuknya kebiasaan bertransaksi secara digital yang mudah, cepat, dan aman.
Pelaksanaan BI BERKIBAR juga memperkuat sinergi Bank Indonesia dengan Pemerintah Kabupaten Garut, perbankan, dan berbagai pemangku kepentingan melalui penyediaan layanan terpadu. Selain penukaran uang dan edukasi, masyarakat dapat mengakses Gerakan Pangan Murah (GPM), layanan administrasi kependudukan dari Disdukcapil, layanan kesehatan, layanan perbankan, bazar UMKM, serta layanan pembuatan kartu nelayan. Kehadiran berbagai layanan dalam satu lokasi diharapkan memudahkan masyarakat memenuhi kebutuhan sekaligus memperluas manfaat kolaborasi antarlembaga.
Dalam mendukung keterjangkauan pangan, Bank Indonesia bersama Pemerintah Kabupaten Garut menghadirkan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang menyediakan sejumlah komoditas pangan dengan harga terjangkau. Kegiatan pasar murah ini merupakan bagian dari sinergi pengendalian inflasi daerah untuk menjaga daya beli masyarakat. “Apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat yang telah menyelenggarakan BI BERKIBAR di Kabupaten Garut. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi Bank Indonesia dan Pemerintah Daerah, salah satunya melalui Gerakan Pangan Murah dalam menjaga stabilitas harga. Kabupaten Garut juga telah memperoleh apresiasi dari
Pemerintah Pusat atas kinerja pengendalian inflasi terbaik tingkat kabupaten, sehingga capaian tersebut menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat upaya pengendalian inflasi dan menjaga stabilitas harga di Kabupaten Garut,” ujar Drs. Dedy Mulyadi, M.H., C.R.B.C., Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Garut.
Dukungan terhadap ketahanan pangan juga diwujudkan melalui Tebus Murah Sayuran Segar dari Klaster Binaan Bank Indonesia Jawa Barat. Produk sayuran segar dari petani binaan Bank Indonesia di Garut dipasarkan langsung kepada masyarakat dengan harga terjangkau. Selain memberikan akses terhadap bahan pangan segar dan berkualitas, kegiatan ini sekaligus membuka pasar yang lebih luas bagi hasil produksi petani dan memperkuat peran klaster binaan dalam mendukung ketahanan pangan daerah.
Semangat BI BERKIBAR turut menyasar generasi muda melalui berbagai kegiatan pelajar, seperti kompetisi antarpelajar melalui skema Ranking 1 dan pencak silat.
Melalui kompetisi Ranking 1, pelajar diajak mengasah wawasan dan ketangkasan berpikir dalam suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan. Beragam aktivitas tersebut menjadi ruang bagi pelajar di Cikelet untuk mengembangkan pengetahuan, kreativitas, sportivitas, dan semangat berprestasi.
Melalui BI BERKIBAR, Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat terus memperluas jangkauan layanan Rupiah dan edukasi hingga wilayah perbatasan Jawa Barat dengan mengedepankan kolaborasi dan kebermanfaatan. Kerja sama dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, petani, perbankan, komunitas, dan generasi muda diharapkan dapat menghadirkan dampak yang lebih luas serta mendukung penguatan ekonomi masyarakat dan pembangunan Jawa Barat yang inklusif dan berkelanjutan. (Pun)***







Komentar