KOTA BANDUNG (TUGUBANDUNG.ID) – Telkomsel kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong pembangunan desa dan transformasi digital yang inklusif melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) unggulan Baktiku Negeriku 2026. Program yang berlangsung pada 21–23 Mei 2026 di Desa Balegede, Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur ini mengusung pendekatan kolaboratif dengan melibatkan karyawan sebagai mentor dan penggerak perubahan bagi masyarakat.
Melalui semangat “Melayani Sepenuh Hati”, Telkomsel hadir tidak hanya sebagai penyedia layanan konektivitas digital, tetapi juga sebagai mitra strategis yang mendukung pengembangan kapasitas masyarakat desa. Berbagai tantangan seperti keterbatasan akses digital, rendahnya kapasitas pengelolaan usaha, hingga belum optimalnya pemanfaatan potensi desa menjadi fokus utama dalam pelaksanaan program tahun ini.
Baktiku Negeriku 2026 juga sejalan dengan Asta Cita poin ke-6 yang menitikberatkan pada pembangunan dari desa dan dari bawah guna mewujudkan pemerataan ekonomi serta pengentasan kemiskinan. Melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, akses teknologi digital, dan pendampingan usaha produktif, Telkomsel berupaya mendorong terciptanya ekosistem ekonomi desa yang lebih mandiri, adaptif, dan berdaya saing.
Vice President Consumer Business Area Jabotabek Jabar Telkomsel, Tuty Rahma Afriza, mengatakan, “Baktiku Negeriku merupakan wujud nyata komitmen Telkomsel dalam menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi digital. Kami percaya bahwa pemberdayaan masyarakat akan lebih efektif ketika dilakukan secara kolaboratif, termasuk melibatkan karyawan sebagai agen perubahan yang dapat berbagi pengetahuan dan pengalaman secara langsung.”
Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya, Baktiku Negeriku 2026 memperkuat implementasi Employee Volunteering Program (EVP). Dalam program ini, karyawan Telkomsel tidak hanya berperan sebagai relawan, tetapi juga sebagai mentor, fasilitator, dan penghubung akses pengetahuan serta teknologi bagi masyarakat. Keterlibatan tersebut diwujudkan melalui pendampingan literasi digital, pengembangan UMKM, hingga pemanfaatan teknologi untuk mendukung sektor pertanian dan pariwisata desa.
Program ini juga menempatkan generasi muda desa sebagai local champion yang dipersiapkan untuk memimpin berbagai inisiatif pembangunan berbasis potensi lokal. Mereka dilibatkan secara aktif mulai dari tahap perencanaan hingga pengelolaan program guna memastikan keberlanjutan manfaat yang dihasilkan.
Sejumlah program strategis dihadirkan dalam Baktiku Negeriku 2026, antara lain implementasi Integrated Farming Demonstration Plot, pengembangan Creative Tourism berbasis ekonomi sirkular, pembangunan Telkomsel Creative Digital Center sebagai pusat literasi digital masyarakat, serta berbagai kegiatan edukasi yang melibatkan warga desa selama pelaksanaan program.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, masyarakat memperoleh manfaat nyata berupa peningkatan keterampilan digital, penguatan kapasitas usaha, serta pemanfaatan teknologi untuk mendukung produktivitas dan aktivitas ekonomi sehari-hari. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian masyarakat desa sekaligus meningkatkan kesiapan mereka menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.
Selain memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, program ini juga memperkuat kolaborasi antara warga, pemerintah desa, dan Telkomsel dalam membangun ekosistem pemberdayaan yang berkelanjutan. Dukungan yang diberikan tidak hanya berupa akses teknologi, tetapi juga mencakup penguatan kapasitas, penyediaan sarana pendukung, dan pendampingan berkelanjutan yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal.
Baktiku Negeriku 2026 melanjutkan dampak positif program serupa yang telah dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya, yang terbukti mendorong peningkatan aspek ekonomi, literasi digital, serta partisipasi sosial masyarakat di berbagai daerah. Setelah pelaksanaan di Kabupaten Cianjur, program ini akan berlanjut di Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, pada 11–13 Juni 2026 sebagai bagian dari komitmen Telkomsel dalam memperluas manfaat transformasi digital hingga ke pelosok negeri.***












Komentar