KABUPATEN BANDUNG BARAT (TUGUBANDUNG.ID) – Kegiatan Belajar Langsung di Alam (BLA) Dehakidz kembali menghadirkan pengalaman belajar di luar kelas yang menyenangkan bagi anak-anak. Kali ini, anak-anak diajak mengenal lingkungan perairan melalui aktivitas berenang dan bermain air di Joy n Fun Aqua Park, Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (21/10/2026).
Perwakilan Pengasuh Dehakidz, Dian Purwati, mengatakan kegiatan ini bertujuan mengenalkan anak-anak pada air dan lingkungan waterpark sekaligus mendorong mereka berani mengeksplorasi pengalaman baru dengan pendampingan ibu asuh.
“Temanya berenang agar anak-anak mengenal air dan waterpark, sehingga mereka bisa mengenal lingkungan di sekitar air,” ujar Dian.
Antusiasme anak-anak terlihat sepanjang kegiatan. Sejumlah anak yang awalnya belum berani berenang mulai tertarik mencoba setelah melihat bola dan berbagai wahana permainan. Dengan pendampingan ibu asuh, mereka pun berani mencoba perosotan dan menikmati aktivitas bermain air bersama.
“Alhamdulillah, anak-anak hari ini happy. Anak-anak yang tadinya tidak mau berenang, setelah melihat banyak bola dan wahana lainnya, alhamdulillah jadi sangat antusias dan ingin mencoba berenang. Anak-anak juga mau bermain perosotan dan didampingi oleh ibu-ibu asuhnya,” ungkap Dian.
Menurut Dian, BLA merupakan agenda pembelajaran luar ruang yang rutin dilaksanakan Dehakidz. Dalam satu tahun, kegiatan ini diselenggarakan dua kali untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak memperoleh pengalaman belajar secara langsung melalui interaksi dengan lingkungan.
“Alhamdulillah, dari Dehakidz, dalam satu tahun ada dua kali kegiatan BLA seperti ini,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Dehakidz berharap anak-anak tidak hanya mendapatkan pengalaman baru, tetapi juga tumbuh lebih berani mencoba hal-hal yang belum familiar. Kebahagiaan selama bermain menjadi bagian dari proses belajar yang membantu anak-anak mengenali lingkungan sekaligus membangun rasa percaya diri.
Dian juga berpesan kepada para orang tua agar tidak khawatir ketika anak-anak mengikuti kegiatan di luar lingkungan sekolah. Ia memastikan para pendamping berupaya memberikan pengawasan dan pendampingan sebaik mungkin selama kegiatan berlangsung.
“Untuk Ayah Bunda, jangan khawatir. Jika ada kegiatan lagi, insyaallah kami akan menjaga anak-anak semaksimal mungkin,” pungkasnya.***







Komentar