Refleksi Tahun Pertama, Farhan Ungkap 46 Titik Beranghang Bermasalah di Bandung Akan Dibongkar

KOTA BANDUNG (TUGUBANDUNG.ID) – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan merefleksikan satu tahun pertama masa kepemimpinannya sebagai fase penting untuk meletakkan dasar pembangunan jangka panjang Kota Bandung.

“Alhamdulillah, berkah. Saya menyadari saya punya banyak kekurangan. Ada kritik, ada fitnah, ada yang ngaraco. Tapi itu hal biasa,” ujar Farhan.

Menurutnya, kepemimpinan di Kota Bandung tidak bisa dilihat dari capaian jangka pendek saja.

Ia menuturkan, tahun pertama merupakan tahap awal untuk memastikan visi Bandung unggul, terbuka, amanah, maju, dan agamis dapat berjalan berkelanjutan dalam lima tahun ke depan.

“Kepemimpinan ini sifatnya jangka panjang, lima tahun. Apa yang terjadi di setahun pertama adalah upaya meletakkan dasar agar visi Bandung unggul, terbuka, amanah, maju, dan agamis bisa berkelanjutan minimal lima tahun ke depan,” katanya.

Salah satu program yang disebut Farhan menjadi kunci dalam memahami persoalan riil di lapangan adalah Program Siskamling Siaga Bencana dan Prakarsa.

Program ini membuatnya bersama jajaran OPD turun langsung ke kelurahan dan RW di berbagai wilayah Kota Bandung.

“Salah satu program yang kami kick off adalah Prakarsa. Saya keliling ke setiap kelurahan dan RW. Itu bukan pekerjaan biasa. Dari situ saya menemukan banyak permasalahan, tapi juga selalu ada solusi,” ungkapnya.

Dari kunjungan tersebut, Farhan menyoroti persoalan beranghang yang banyak ditemukan di sejumlah titik.

Ia menyebut di sekitar kawasan Lodaya terdapat 46 titik beranghang bermasalah yang akan dibongkar.

“Contohnya branghang. Banyak beranghang bermasalah. Di sekitar Lodaya ada 46 titik bermasalah dan akan dibongkar. Tidak mudah, karena rumahnya sudah lama. Tapi ada contoh solusi seperti di Jalan Tengku Angkasa, pemanfaatannya bagus,” jelasnya.

Pengalaman tersebut, menurut Farhan, membuka pandangannya bahwa berbagai persoalan di wilayah sebenarnya telah memiliki contoh solusi yang bisa direplikasi.

“Itu membuka mata saya bahwa permasalahan di wilayah sebenarnya sudah ada solusinya,” tutur Farhan. ***

Komentar