KABUPATEN GARUT (TUGUBANDUNG ID- Fakultas Komunikasi dan Sosial Telkom University terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui penguatan literasi digital.
Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa pelatihan Digital Storytelling dan Social Media Management bagi pengelola Eduwisata Domba Garut di Desa Sindang Ratu, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut.
Kegiatan yang digelar pada 2 Juli 2026 tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola dan mempromosikan potensi lokal berbasis peternakan, edukasi, budaya, serta ekonomi kreatif melalui pemanfaatan platform digital.
Eduwisata Domba Garut dinilai memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata berbasis kearifan lokal yang unik. Selain memiliki nilai ekonomi, Domba Garut juga menyimpan nilai edukasi dan budaya yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata unggulan.
Namun demikian, pengelolaan promosi digital, media sosial, dan kemampuan membangun narasi yang menarik masih perlu diperkuat agar mampu menjangkau audiens yang lebih luas.
Melalui pelatihan ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai konsep digital storytelling, strategi pengelolaan media sosial, penyusunan content plan, pemanfaatan berbagai platform digital, hingga praktik pembuatan konten promosi.
Materi yang diberikan menekankan pentingnya promosi yang terarah, konsisten, dan relevan dengan target audiens untuk meningkatkan kunjungan wisata.
Peserta juga diperkenalkan pada berbagai jenis konten yang dapat digunakan untuk mendukung promosi Eduwisata Domba Garut, mulai dari video edukasi, dokumentasi aktivitas wisata, testimoni pengunjung, konten di balik layar peternakan, fakta menarik tentang Domba Garut, hingga informasi mengenai agenda kegiatan dan paket wisata yang ditawarkan.
Selain itu, pelatihan membahas optimalisasi penggunaan Instagram, TikTok, YouTube, dan WhatsApp Business sebagai sarana branding, promosi, interaksi dengan calon pengunjung, serta pengembangan pemasaran paket wisata secara digital.
Dosen Fakultas Komunikasi dan Sosial Telkom University, Dr. Husnita, menegaskan bahwa kemampuan bercerita menjadi salah satu faktor penting dalam membangun daya tarik sebuah destinasi wisata.
“Promosi digital tidak cukup hanya menampilkan produk atau lokasi wisata. Masyarakat perlu mampu mengemas pengalaman menjadi cerita yang menyentuh, relevan, dan mudah diingat. Dalam konteks Eduwisata Domba Garut, storytelling dapat menjadi jembatan untuk memperkenalkan nilai budaya, edukasi, dan potensi ekonomi desa kepada audiens yang lebih luas,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. Maylanny menjelaskan bahwa pengelolaan media sosial perlu dilakukan secara terencana agar promosi desa dapat berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.
“Media sosial bukan hanya tempat mengunggah konten, tetapi juga ruang komunikasi antara desa, pelaku wisata, dan calon pengunjung. Karena itu, masyarakat perlu memahami cara menyusun content plan, memilih platform yang tepat, membuat caption yang menarik, serta mengevaluasi respons audiens agar promosi digital dapat memberikan dampak nyata bagi pengembangan eduwisata,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Telkom University berharap masyarakat Desa Sindang Ratu semakin percaya diri dalam mengelola promosi digital Eduwisata Domba Garut. Penguatan kemampuan digital storytelling dan manajemen media sosial diharapkan mampu menjadikan potensi lokal sebagai identitas wisata yang lebih kuat, berdaya saing, serta berkontribusi terhadap peningkatan literasi digital, pelestarian budaya, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.***







Komentar