Berdayakan UKM Tanaman Hias, Tim PKM Prodi Administrasi Bisnis FISIP Unpas Berikan Pendampingan

KAB. BANDUNG BARAT (TUGUBANDUNG.ID) – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Program Studi Administrasi Bisnis FISIP Universitas Pasundan menyelenggarakan kegiatan pengabdian di Kawasan Parongpong Kabupaten Bandung Barat.

Kegiatan PKM ini merupakan kegiatan tahun kedua sejak 2024 dan dilaksanakan selama enam bulan, oleh dosen Prodi Ilmu Administrasi Bisnis FISIP Universitas Pasundan Bandung serta didanai oleh internal lembaga. Tim PKM  beranggotakan Drs.H.Abdul Rosid, M.Si (Ketua), Hj. Yayan Mulyana, S.Sos, M.Si (Anggota), serta Ilham Mulyana dan Salbina Nuri Aprilia (Mahasiswa)..

Selain pelatihan, Tim PKM memfasilitasi pendukung peralatan berupa selang khusus untuk menyemprot lahan pertanian milik pelaku usaha. Terdapat perubahan signifikan setelah pelaku usaha diberikan bimbingan,  pendampingan, pelatihan serta fasilitasi pemberian pendukung peralatan, dimana terjadi peningkatan kapasitas pengembangan usaha untuk mewujudkan keberlanjutan bisnis bunga hias/potong.

“Keberadaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) seringkali dipandang sebelah mata. Maklum saja, keberadaannya sebagai wong cilik terkesan dianggap tidak memiliki andil yang cukup signifikan bagi perekonomian nasional. Padahal, realitanya, sektor ini memiliki andil sangat besar bagi perekonomian banyak negara, tidak terkecuali di Indonesia,” ungkap Yayan Mulyana.

TIM PKM berfoto bersama dengan binaan.*

Bahkan, keberadaan UMKM pada masa yang akan datang diramalkan akan cerah dan mampu menguasai bisnis global. Kita tahu bahwa peran sektor UMKM ini sangatlah besar dan penting dalam memajukan serta menopang ekonomi. Pada satu sisi di mana struktur ekonomi nasional yang mayoritas masih bergantung pada komponen konsumsi, menjadikan peluang dan kesempatan emas bagi para pelaku UMKM untuk dapat meningkatkan pendapatannya, yang pada gilirannya akan berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Di sisi lain, Parongpong, kata Yayan, merupakan salah satu kecamatan yang berada di wilayah Kabupaten Bandung Barat,  di mana masyarakatnya sebagian berprofesi sebagai petani tanaman hias dan bunga potong.

NMM Florist merupakan salah satu pelaku UMKM yang bergerak di bidang pertanian serta perdagangan khususnya bunga hias/potong. “Tim PKM mengidentifikasi berbagai  permasalahan manajerial usaha yang dihadapi seperti masalah SDM, masalah keuangan, masalah produksi, serta masalah pemasaran. Dari beberapa masalah tersebut Tim mengidentifikasi permasalahan yaitu dalam memasarkan produk masih terbatas dalam penggunaan media sosial seperti Instagram (IG), Face Book (FB), dan lain-lain masih belum optimal,” katanya menguraikan.

Pelaku usaha masih menggunakan media seperti WhatApps (WA) untuk kebutuhan memasarkan produk. Selanjutnya permasalahan di bidang produksi pelaku usaha memiliki keterbatasan dalam pengadaan pendukung peralatan penyemprot lahan pertanian. Solusi dari permasalahan-permasalahan tersebut, Tim PKM memfasilitasi para pelaku UMKM yang berada di Kecamatan Parongpong untuk mengikuti kegiatan pelatihan Digital Marketing yang disampaikan oleh nara sumber serta dilaksanakan di kantor kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat pada tanggal 30 April 2025. ***

 

Komentar