Didukung Kementerian Agama, Yayasan Darul Hikam Gelar Joyfull Ramadhan

KOTA BANDUNG (TUGUBANDUNG.ID) – Selama bulan Ramadhan, Yayasan Darul Hikam akan menggelar program bertajuk Joyful Ramadhan.

Program yang mendapat dukungan dari Kementerian Agama ini juga untuk memperkuat visi yayasan dalam bidang Majelis Pendidikan, Majelis Dakwah, dan Majelis Pemberdayaan Ekonomi.

Kegiatan ini bertujuan agar bulan Ramadhan lebih bermakna, baik secara spiritual maupun sosial.

Ketua Yayasan Darul Hikam, Sodik Mudjahid, mengatakan bulan Ramadhan adalah waktu istimewa dalam Islam.

Karena, kata dia, setiap ibadah yang dilakukan selama bulan ini berkontribusi pada pembentukan karakter bertakwa dan berpikir cerdas yang menjadi tujuan utama pendidikan Islam.

“Ramadhan adalah bagian dari sistem kurikulum dalam pendidikan Islam yang harus dihayati dan diamalkan oleh umat untuk mencapai tujuan hidup yang mulia, yaitu takwa,” ujar Sodik, di Darul Hikam Media Centre Jalan Jakarta Bandung, Kamis (27/2).

Ia menambahkan bahwa melalui pemahaman Al-Qur’an, Ramadan dapat memperkuat akhlak, meningkatkan kualitas ibadah, serta mempererat hubungan sosial.

“Kami akan menyentuh berbagai aspek penting seperti pendidikan karakter melalui Al-Qur’an, pemberdayaan ekonomi dengan zakat dan infaq, serta mempererat silaturahmi melalui kegiatan sosial,” kata Sodik.

Selain itu, Yayasan Darul Hikam akan melakukan survei terkait kualitas pengamalan ibadah puasa dan kehadiran umat di masjid selama Ramadhan.

“Kami ingin memastikan bahwa umat Islam semakin memahami dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an, terutama dalam hal ibadah, zakat, dan akhlak,” tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya bulan Ramadhan sebagai momen untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian sosial.

“Bulan Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk mempererat hubungan sosial, berbagi, dan membangun kepedulian. Kami ingin mendorong umat untuk lebih aktif dalam beramal dan memperkuat ukhuwah Islamiyah,” ujarnya.

Salah satu program utama adalah pemberian zakat, infaq, dan bantuan kepada masyarakat sekitar serta Palestina.

Yayasan Darul Hikam, imbuh dia, juga mengadakan diskusi tentang perspektif Islam dalam dunia digital, membahas manfaat dan tantangan transaksi digital serta etika dalam bermedia sosial.

Sementara itu, Direktur Majelis Pendidikan Darul Hikam, Ruri B. Ramadanti, menambahkan bahwa berbagai kegiatan telah dipersiapkan untuk menyambut Ramadhan.

Pada 22 Februari lalu, Yayasan Darul Hikam menggelar Tabligh Akbar yang dihadiri lebih dari 2.500 jamaah guna memperkuat dakwah dan pengamalan ibadah.

“Di lingkungan sekolah, kegiatan menyambut Ramadan sudah dilaksanakan, seperti bersih-bersih lingkungan, pembuatan poster dan reels tentang kiat-kiat Ramadan, serta target membaca Al-Qur’an selama Ramadan. Kegiatan akademik juga diintegrasikan dengan penguatan tahsin, tahfidz Al-Qur’an, serta pembelajaran fiqih dan akidah untuk membentuk profil cendekiawan Muslim,” jelasnya.

Selain itu, ada lomba Nasyid, MTQ, dan praktikum zakat fitrah yang melibatkan siswa. Puncak acara Ramadan akan berlangsung pada 17-18 Maret dengan peringatan Nuzulul Qur’an, Tabligh Akbar, buka puasa bersama dhuafa, serta kegiatan Storyteller untuk memperkenalkan nilai-nilai Islam secara lebih menarik.

Dalam menyambut Ramadhan, Yayasan Darul Hikam menekankan pendidikan karakter berbasis Al-Qur’an.

Program ini bertujuan agar setiap individu yang terlibat dapat memperdalam pemahaman mereka tentang Al-Qur’an dan mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami ingin menciptakan generasi yang cerdas, berbudi pekerti luhur, dan memiliki karakter sesuai dengan ajaran Islam,” tandasnya.***

Komentar