U2 akhirnya memecah kebuntuan setelah sembilan tahun tanpa album studio baru. Band rock legendaris asal Irlandia itu resmi merilis single “Street of Dreams”, lagu pembuka yang menjadi penanda dimulainya era baru sekaligus pengantar menuju album studio terbaru mereka yang dijadwalkan meluncur pada akhir 2026. Meski judul albumnya masih dirahasiakan, perilisan lagu ini langsung memicu antusiasme penggemar di seluruh dunia.
Diproduseri Jacknife Lee, “Street of Dreams” menghadirkan kembali warna musik khas U2 yang kuat, emosional, dan megah. Lewat lagu ini, Bono, The Edge, Adam Clayton, dan Larry Mullen Jr. menegaskan bahwa mereka masih memiliki energi dan kreativitas untuk bersaing di industri musik global.
Setelah hampir satu dekade tanpa album penuh, U2 kini mengirimkan pesan tegas bahwa mereka belum selesai dan siap kembali merebut perhatian panggung musik dunia.
Bersamaan dengan perilisan lagu, U2 juga menghadirkan video musik yang direkam di Mexico City pada Mei 2026. Proses pengambilan gambar berlangsung di tengah cuaca buruk, bahkan sempat terganggu hujan deras dan petir yang menyebabkan generator listrik mati. Dalam situasi tak terduga itu, sebuah keluarga setempat membuka pintu apartemennya agar keempat personel U2 dapat melanjutkan proses syuting dari balkon rumah mereka.
Video tersebut juga menampilkan suasana ketika band menghadiri Street Child World Cup Finals 2026 di Parque Ecológico Lago de Texcoco.
Momentum perilisan single baru ini terasa semakin istimewa karena pada September mendatang U2 akan merayakan 50 tahun sejak band tersebut dibentuk di Dublin, Irlandia. Lima dekade perjalanan itu telah menghasilkan 15 album studio, penjualan lebih dari 175 juta kopi album, koleksi 22 Grammy Awards, serta berbagai penghargaan bergengsi lainnya yang mengukuhkan posisi U2 sebagai salah satu band paling berpengaruh dalam sejarah musik dunia.
Sebelum merilis “Street of Dreams”, U2 tetap aktif menghadirkan berbagai proyek musik. Mereka merilis album Songs of Surrender pada 2023, dua EP independen berjudul Days of Ash dan Easter Lily pada 2026, serta menggelar pertunjukan spektakuler U2:UV Achtung Baby Live at Sphere di Las Vegas yang menuai pujian luas berkat inovasi visual dan teknologi panggungnya.
Kini, perhatian publik tertuju pada album studio terbaru yang akan menjadi kelanjutan perjalanan U2 setelah hampir satu dekade tanpa album penuh. Dengan “Street of Dreams” sebagai pembuka, band asal Dublin itu menunjukkan bahwa mereka belum kehilangan kreativitas maupun daya tariknya di tengah perubahan industri musik global. (NA)***










Komentar